Berita Kaltim Terkini

BI Usulkan Kebijakan Hilirisasi Mulai Berjalan Tahun Depan, Wagub Hadi Mulyadi Beri Respons Positif

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyambut baik usulan Bank Indonesia (BI) atas kebijakan hilirisasi berjalan tahun depan.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyambut baik usulan BI Kaltim terkait kebijakan hilirisasi agar berjalan tahun depan. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyambut baik usulan Bank Indonesia (BI) atas kebijakan hilirisasi berjalan tahun depan.

Permasalahan pada sektor Pertambangan, utamanya batubara sangat mempengaruhi konsidi perekonomian Kaltim.

Meskipun saat ini harga batubara berada pada level harga yang tinggi, Wagub Hadi Mulyadi mengingatkan jangan malah membuat terlena.

Upaya hilirisasi termasuk batubara harus dikembangkan, serta memanfaatkan cadangan batubara Kaltim yang begitu besar guna diolah turunannya.

Sehingga, ini memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi dibandingkan hanya melakukan penjualan bahan mentah batubara.

Baca juga: Hilirisasi Smelter Nikel Terus Berproses, Kaltim Bisa Bersaing dengan Jateng

Terbaru adanya investasi hilirisasi nikel juga ikut berpengaruh nantinya pada ekonomi Kaltim.

"Kita imbau perusahaan besar untuk menjalankan kewajiban yang terukur melalui undang-undang atau keputusan Menteri (untuk hilirisasi)," ujar Hadi Mulyadi.

Seluruh TPID juga diminta tetap optimistis dalam menghadapi tantangan yang ada agar dapat melakukan percepatan pemulihan ekonomi di Kaltim dengan baik, termasuk menghadapi Pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

"TPID juga terus optimistis, jangan pesimistis dan bangun sinergitas," tuturnya, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Kaltim Tawarkan Malaysia Bangun Pabrik Minyak Goreng dan Hilirisasi Batu Bara

Sementara itu, melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim terbesar sepanjang sejarah yakni Rp 17,2 triliun, tentu terlihat inovasi Bapenda dalam peningkatan PAD.

Hadi Mulyadi mengakui ada efek domino dari krisis global dan lokal, namun bisa ditekan dengan adanya bussines matching dengan kabupaten/kota dan provinsi lain juga bisa menjadi ketahanan ekonomi menghadapi krisis global.

Usulan Bank Indonesia Kaltim terkait upaya hilirisasi batubara harus dikembangkan, juga jadi fokus pihaknya.

"Tahun ini ekonomi kita lebih baik, saya optimis untuk tahun depan lebih baik lagi. Kita sejalan dengan masukan Bank Indonesia (BI) kita berharap ada hilirisasi industri sektor pertambangan dan jadi masukan besar untuk Kaltim," ucapnya.

Baca juga: Wagub Kaltim Beber Jepang, Malaysia, UEA Wait and See Berinvestasi di IKN Nusantara

Optimisme Hadi Mulyadi menatap ekonomi Kaltim ke depan juga melihat data pada Triwulan III 2022 terhadap periode Triwulan III 2021 yang pertumbuhan sebesar 5,28 persen (y-on-y).

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 27,15 persen.

"Ekonomi kita untuk Triwulan III 2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,11 persen (q-to-q)," jelasnya.

Selain itu, Kaltim turut menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional Kalimantan sebesar 54,76 persen dengan pertumbuhan (yoy) sebesar 5,28 persen. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved