Berita Bontang Terkini

Pria di Bontang Utara Diciduk Polisi, Diduga Edarkan Barang Haram Punya 5 Poket

"Dia memang KTP Bontang Utara. Cuman baru lagi datang dari Sulawesi dan membawa sabu untuk diedarkan. Baru kami tangkap kemarin.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
HO/POLRES BONTANG
NR diringkus di salah satu rumah kontrakan, di Jalan Tari Jepen 2, Kelurahan Guntung, pada Kamis (1/12/2022) siang kemarin. Diduga jadi pengedar barang haram di Bontang, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polres Bontang kembali meringkus tersangka NR (24) pengedar sabu di Bontang, Kalimantan Timur

NR diringkus di salah satu rumah kontrakan, di Jalan Tari Jepen 2, Kelurahan Guntung, pada Kamis (1/12/2022) siang kemarin. 

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Resnarkoba Iptu Muhammad Yazid mengatakan, tersangka baru saja tinggal di tempat itu selama dua hari. 

Pengakuan tersangka, dirinya baru tiba dari Sulawesi. Tersangka saat ditangkap mengaku sedang menunggu pembeli di rumah yang ia tempati. 

Baca juga: Kuli Bangunan di Bontang Diciduk Polisi, Diduga jadi Pengedar Barang Haram

"Dia memang KTP Bontang Utara. Cuman baru lagi datang dari Sulawesi dan membawa sabu untuk diedarkan. Baru kami tangkap kemarin," kata Iptu Yazid, Jumat (2/12/2022). 

Saat digeledah, polisi menemukan lima poket sabu dengan berat 1,77 gram.

Selain sabu, polisi juga turut menyita ponsel, plastik klip, dan sendok takar. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mako Polres Bontang untuk penyelidikan lebih lanjut. 

"Sabu diakuinya sudah dijual sebagian. Baru sebulan menjual sabu dan terdesak karena alasan ekonomi," sambungnya. 

Baca juga: 3 Sekawan di Balikpapan Diciduk Polisi, Diduga Simpan Barang Haram

Terhadap tersangka polisi menjerat Pasal 114 atau pasal 112 undang undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.  

"Ancaman penjara 20 tahun," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved