Berita Bontang Terkini

Gagas Urban Farming, Warga RT 21 Gunung Telihan Bontang Budidaya Ikan dengan Skema Aquaponik

Warga RT 21, Kelurahan Gunung Telihan mulai menggagas program dari dana stimulan Pemkot Bontang.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Edi Ruben Pasino, Ketua RT 21 Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat, melakukan penyamaian bibit tanaman. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Warga RT 21, Kelurahan Gunung Telihan mulai menggagas program dari dana stimulan Pemkot Bontang.

Tak jauh dari wilayah lain, RT 21 di Gunung Telihan juga menggagas kegiatan urban farming untuk menyerap dana stimulan.

Ketua RT 21 Kelurahan Gunung Telihan, Edi Ruben Pasino menuturkan, kegiatan urban farming yang digagas warga, yakni budidaya ikan lele dan tanaman sayur Hidroponik.

Saat ini ada 2 kolam terpal yang telah rampung digagas swadaya oleh warga.

Kolam tersebut telah diisi 2.000 bibit ikan lele.

Baca juga: Tahap Pembersihan Lahan, Warga RT 04 Gunung Telihan Garap Progam Budidaya Lele dan Tanaman Sayur

Nanti ikan tersebut akan kembali dipindahkan ke kolam semen jika telah masuk pembesaran.

Di atas kolam semen itu juga warga membangun media tanaman sayuran Hidroponik.

"Kami menggunakan sistem pertanian modern aquaponik. Jadi nanti tanaman Hidroponik dikombinasikan dengan budidaya ikan," kata Ruben saat dikonfirmasi, Minggu (4/12/2022).

Tak hanya aquaponik, saat ini warga juga melakukan penyemaian bibit sayuran untuk dilakukan budidaya di dalam 30 polybag berukuran 10 kilogram.

Baca juga: Tutup Event Budaya dan Kuliner 2022, Wawali Najirah Harap Berdampak pada Pengembangan Wisata Bontang

"Kami tinggal menunggu kedatangan polybag dan kompos diberikan dari pihak pemerintah," tuturnya.

Ruben mengatakan, hasil panen dari budidaya ini akan dijual bagi warga sekitar untuk dikonsumsi.

Namun jika hasilnya banyak, maka tidak menutup kemungkinan juga akan dijual secara umum di pasaran.

Kalau untuk dana hasil panen akan diberikan bagi penerima manfaat atau yang lebih aktif terlibat dalam program.

Baca juga: Peduli Korban Kebakaran Gunung Telihan, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kemanusiaan

"Iya harga disesuaikan dengan kebutuhan warga. Intinya harga yang kami berikan lebih murah dari pasaran," tuturnya.

Ia berharap, program ini dapat berdampak pada peningkatan ekonomi dan pemberdayaan sosial masyarakat.

"Tak ada pembatasan bagi warga yang ingin terlibat dalam kelompok penerima manfaat," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved