Berita Pemkab Mahakam Ulu

DLH dan USL-PPID Unmul Paparkan Hasil Survei, Pemkab Mahulu Segera Bangun TPA Sampah

Presentasi laporan akhir survei lokasi TPA sampah dilaksanakan DLH bekerja sama dengan ULS-PPID Universitas Mulawarman.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh menghadiri presentasi laporan akhir survei lokasi TPA sampah di ruang rapat Bappelitbangda, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Presentasi laporan akhir survei lokasi TPA sampah dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Unit Layanan Strategis Percepatan dan Pembangunan dan Inovasi Daerah (ULS-PPID) Universitas Mulawarman (Unmul).

Turut hadir Sekretaris Daerah Dr. Stephanus Madang, S.Sos, M.M.; Kepala Dinas LH Solman, S.Hut, M.Si.; Plt. Kepala DPUPR Margono, S.T., M.Si.; Ketua Tim ULS-PPID Ir. Juli Nurdiana, S.T., M.Sc.; beserta anggota dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) badan, bagian, kantor, camat di lingkungan Pemkab Mahulu.

Dalam arahannya, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E. mengatakan, mewakili Pemkab Mahulu mengucapkan terima kasih atas kesetiaan tim ULS-PPID Unmul untuk membantu mengkaji rencana lokasi TPA yang sangat dibutuhkan Mahulu, khususnya yang pertama di ibukota kabupaten.

"Kami sangat senang kami dibantu tim ULS-PPID Unmul untuk mengkaji kelayakan dari beberapa lokasi yang sudah disarankan dalam paparan. Saya secara pribadi dan Pemkab Mahulu menyampaikan ucapan terima kasih," ujar Bupati.

Baca juga: Bupati dan Uskup Agung Resmikan Gereja Katolik Stasi St Thomas Danum Paroy

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dalam proses pembangunan TPA berpedoman pada payung hukum yang berlaku dan penyelesaian surat minat, surat kesanggupan menerima hibah, surat penetapan lokasi, kesiapan DED, RAB, RKS, kesiapan institusi pengelola dan anggaran pengelolaan lingkungan, serta memperhatikan pemilihan TPA yang bertujuan untuk menemukan area yang akan meminimalkan bahaya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"TPA sangat diperlukan karena sudah selayaknya sampah ini diatur. Karena banyak dampak negatifnya jika sampah ini tidak diatur. Untuk itu, harus ada aturannya yang memayungi yang harus kita ikuti. Pengadaan TPA ini juga harus segera dipercepat, karena selama ini masih memakai TPAS sementara yang sangat tidak pas menurut saya. Untung saja yang punya lahan itu ikhlas, orang berhati baik di dunia ini yang mengikhlaskan lahannya dijadikan tempat pembuangan sampah. Walaupun lokasi TPAS tidak pas karena berada di perkotaan. Itu yang harus kita kerjakan bersama," kata bupati.

Ditambahkan bupati, TPA memerlukan lokasi yang layak dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Harus ditentukan secara optimal dengan memperhatikan berbagai faktor dan dampak positif maupun negatif.

"Memperhatikan fungsional lahan untuk beberapa tahun pemakaian, sisi aturan persyaratan agar benar-benar memenuhi syarat regulasi. Ini sangat penting. Jadi ketika ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah potensi masalahnya minim ke depan tidak dipermasalahkan. Semoga hasil kajian ini benar-benar mewakili kondisi eksisting dan bisa ditindaklanjuti sampai pengadaan TPA bisa difungsikan atau sudah legal. Untuk peserta rapat, saya minta partisipasi proaktifnya untuk menyikapi pemaparan hari ini," pesan bupati.

Baca juga: Wabup Mahulu Tegaskan Timpora Harus Segera Terlaksana

Dalam laporan Kepala DLH Solman, S.Hut., M.Si. mengatakan, presentasi laporan akhir kegiatan survei lokasi TPA Sampah bekerja sama dengan ULS-PPID Unmul dalam rangka pembuatan draf laporan akhir hasil survei untuk mendapatkan gambaran-gambaran lokasi yang layak menjadi TPA.

"Kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan guna pemenuhan tahapan survei lokasi TPA di Mahulu, karena ini merupakan aspek penting yang terintegrasi dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), serta dokumen perencanaan lainnya di lingkungan Pemkab Mahulu," kata kepala DLH. (adv)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved