Berita Berau Terkini

DPRD Berau Minta Ada Sanksi Tegas bagi Sopir Truk yang Tabrak Portal Bujangga

Portal Jembatan Bujangga masih sering kali tertabrak oleh kendaraan truk ataupun mobil perusahaan yang memuat minyak.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Portal Bujangga sering ditabrak oleh truk sehingga perlu ada sanksi tegas bari pengendara. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Portal Jembatan Bujangga masih sering kali tertabrak oleh kendaraan truk ataupun mobil perusahaan yang memuat minyak.

Hal tersebut kembali mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga, lantaran pada Sabtu belum lama ini, Portal Bujangga tertabrak kembali.

Saga menjelaskan insiden tersebut sejatinya bukan kali pertama. Bahkan, pada bulan Oktober juga sudah pernah ada kendaraan yang menabrak portal tersebut.

“Sepertinya setiap tahun portal tersebut selalu ditabrak kendaraan, baik itu truk ataupun pikap bermuatan tinggi” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (6/12/2022).

Karena itu, dia meminta Dinas Perhubungan atau Dishub Berau untuk bisa mencari solusi agar hal tersebut tak kembali terjadi.

Baca juga: DPRD Berau Sebut Pemkab Belum Siap Fasilitasi Jalur Alternatif jika Jembatan Sambaliung Ditutup

Bahkan bila perlu Dishub bisa memberi sanksi yang tegas agar hal tersebut tidak terjadi lagi.

“Mungkin dengan memasang rambu yang lebih besar lagi, itu salah satu opsi atau seperti apa bisa dirapatkan terlebih dahulu,” katanya.

Apalagi, Saga mendapat informasi banyak sopir yang tidak melihat jika ada rambu-rambu larangan melintas bagi truk, ditambah mayoritas sopir yang menabrak bukan warga asli Berau.

Sehingga adanya kejadian ini, ia meminta Dishub Berau untuk bisa bertindak tegas kepada para pengendara yang menabrak portal Bujangga. Selain mengganti portal, harus ada tindak tegas sebagai efek jera.

Baca juga: Anggota DPRD Berau Minta Penutupan Jembatan Sambaliung tak Persulit Kontingen Porprov Kaltim

“Jika sudah dipasang rambu-rambu yang besar, namun sopir masih tetap memaksa untuk melintas itu harus diberi sanksi tegas, jangan hanya diberi hukuman dengan mengganti material, melainkan ada hukuman dan sanksi yang lebih tegas lagi, salah satunya denda ataupun apa yang bisa membuat efek jera,” tuturnya.

Saga mengatakan, menurutnya, kurang lebih 100 meter sebelum portal sudah ada rambu larangan kendaraan besar untuk melintas.

“Apalagi kejadiannya malam hari, harus ada tindakan agar tidak memakan korban jiwa,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved