Ibu Kota Negara

Kepala Otorita Sebut 21 Negara Uni Eropa Tertarik Investasi di IKN Nusantara Kaltim

Kepala Otorita, Bambang Susantono sebut 21 negara Uni Eropa tertarik investasi di IKN Nusantara Kalimantan Timur (Kaltim).

Instagram ikn_id
Pertemuan Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dengan perwakilan 21 negara Uni Eropa di Jakarta. Kepala Otorita, Bambang Susantono sebut 21 negara Uni Eropa tertarik investasi di IKN Nusantara Kalimantan Timur (Kaltim). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah terus menggenjot pembangunan di IKN Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain itu, Pemerintah juga terus menjajaki investasi di IKN Nusantara, Kaltim.

Belum lama ini, Kepala Otorita, Bambang Susantono menyebut ada 21 negara Uni Eropa yang tertarik untuk berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim.

Pernyataan ini disampaikan Bambang Susantono setelah pertemuan dengan perwakilan 21 negara Uni Eropa tersebut di Jakarta.

Dalam pertemuan dengan 21 negara Uni Eropa tersebut, Bambang Susantono didampingi Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe dan Sekretaris OIKN Jaka Santoso.

Dilansir dari pernyataan resmi Sabtu (3/12/2022) di akun Instagram resmi yang telah terverifikasi, @ikn_id, "Ketertarikan negara-negara Uni Eropa pada pembangunan IKN akan ditindaklanjuti dengan serius supaya harapan pemerintah 80 persen pembiayaan berasal dari investor terpenuhi."

Pembangunan secara masif di IKN mulai dari pembangunan Kantor Presiden, Kantor Kementerian, hunian untuk pekerja, hingga jalan terus dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Targetnya, pembangunan infrastruktur dasar ini rampung pada tahun 2024 mendatang.

Baca juga: UU IKN Direvisi Bukan karena Dianggap Cacat, Kepala Bappenas Juga Bantah Pemerintah Tergesa-gesa

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, minat investasi di IKN meningkat 25 kali lipat dari total lahan yang ditawarkan pada tahun ini.

Pernyataan ini disampaikan Basuki Hadimuljono dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Basuki Hadimuljono mengatakan, investasi pada fasilitas pendidikan atau zona 1B seluas 41 hektar yang terdiri dari perguruan tinggi, sekolah internasional, dan lembaga riset swasta.

Kemudian, investasi pada fasilitas kesehatan atau zona 1B seluas 29 hektar yang terdiri dari rumah sakit nasional terpadu dan rumah sakit lainnya.

Bisa Pilih HGU 180 Tahun atau Lahan Hak Milik

Pemerintah tampaknya akan memberi keleluasaan bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved