Minggu, 12 April 2026

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Kesiapan Menyambut IKN, Kukar Susun Roadmap Ketahanan Pangan

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah membuka Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dalam rangka penguatan ketahanan pangan Kukar menyongsong IKN.

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Rapat koordinasi dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama OPD terkait penguatan ketahanan pangan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan dalam rangka penguatan ketahanan pangan Kukar menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN) di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, pekan tadi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wiyono, kepala Badan Pusat Statistik Kukar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk camat, kepala desa/lurah se-Kukar, dan Tim Kelompok Kerja Ahli Ketahanan Pangan Kukar.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Wiyono, dalam laporannya mengatakan, rakor ini sebagai langkah awal ketahanan pangan Kukar.

Baca juga: 147 Kendaraan Operasional untuk RT Se-Muara Jawa

Tujuannya menggambarkan kondisi ketahanan dan kerentanan pangan Kukar melalui peta dan data.

Data tersebut merupakan instrumen untuk melakukan program mengintervensi desa rawan pangan.

Rakor ini untuk mengkoordinasikan progam masing masing OPD terkait ketahanan pangan dan menyamakan persepsi program ketahanan pangan seluruh OPD hingga tingkat desa.

Diharapkan ke depannya OPD tak membuat progam masing-masing, tetapi bekerja bersama berdasarkan peta/data agar hasilnya efektif dan efisien.

Pada rakor ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama perangkat daerah agar pada 2023 dapat berkolaborasi mengintervensi desa rawan pangan (ada 20 desa) untuk ditangani bersama.

Baca juga: Bupati Edi Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Minta Dukungan Pembangunan Sektor Perikanan

Bupati Edi dalam arahannya mengatakan, peta/data ketahanan dan kerawanan pangan Kukar tersebut harus ditindaklanjuti dengan menyusun rencana tindakan, membuat rencana strategis terlebih dulu kemudian dikroscek dan diuraikan ke OPD terkait.

Bupati menyarankan dibuat roadmap dan matriks kontrol dan cek list-nya, sehingga menjadi pegangan untuk pembagian tugas OPD.

"Tidak ada pekerjaan yang bisa kita kontrol jika tidak punya konsepnya. Jadi uraikan dengan baik langkah-langkahnya agar kegiatan yang dilakukan fokus, tepat sasaran," ujarnya.

Edi mengungkapkan, secara nyata tidak ada orang mati kelaparan di Kukar.

Namun rencana strategis ketahanan pangan harus ada sesuai ketentuan yang berlaku.

Di Kukar yang menjadi persoalan bukan ketersediaan pangan, tetapi akses dan pemanfaatan pangan sehingga masih terdapat desa rawan pangan sesuai indikator kementerian terkait. (adv)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved