Berita Balikpapan Terkini
28 Guru SMK Negeri 1 Bontang Kunjungi Pertamina Balikpapan
Sebanyak 28 guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bontang, melakukan kunjungan ke PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak 28 guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bontang, melakukan kunjungan ke PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan, untuk mendapatkan gambaran praktek industri pengolahan minyak.
Selain mendapatkan penjelasan mengenai proses bisnis PT KPI Unit Balikpapan, rombongan guru tersebut juga berkesempatan melihat kilang secara langsung dan juga proses operasi di Laboratorium.
"Kunjungan ini dilakukan dalam rangka benchmarking atau kita belajar di Pertamina tentang teknologi dan hal-hal lainnya berkaitan dengan pengajaran di sekolah," kata Kepala SMK Negeri 1 Bontang, Kasman Purba, melalui siaram pers yang diterima TribunKaltim.co, pada Kamis (22/12/2022).
Kasman menjelaskan bahwa benchmarking yang dilakukan ini bertujuan untuk mendekatkan diri ke bidang industri.
Baca juga: 20 Peserta Jambore Nasional Generasi Hijau 2022 Kunjungi Kilang Pertamina di Balikpapan
Baca juga: 38 Mahasiswa Teknik Kelautan ITK Kunjungi Kilang Pertamina di Balikpapan
"Kita menyadari perubahan teknologi itu demikian pesat. Semetara dunia sekolah cenderung terbatas mempelajarinya melalui berita ataupun membaca buku, tetapi untuk mempergunakannya belum tentu," ungkapnya.
Keterbatasan itu salah satunya karena ketiadaan alat yang dimiliki sekolah, yang diatasi dengan bekerja sama dalam dunia industri untuk mempelajarinya.
Melalui kunjungi ini, Kasman berharap agar para guru mendapatkan informasi baru tentang teknologi khususnya di industri pengolahan minyak.
"Melalui kunjungan ini kami berharap bisa mendapatkan informasi baru terkait teknologi. Walau mungkin tidak 100 persen, namun sedikit banyak bisa disampaikan ke pada para siswa," tukasnya.
Hal ini juga terkait dengan upaya untuk memperkaya kurikulum di sekolah, agar selaras dengan dunia industri.
"Kurikulum sekolah dapat ditambah dengan potensi-potesi yang ada. Upaya ini disebut dengan penyelarasan kurikulum sekolah," urai Kasman.
Kini, SMK yang telah berdiri sejak tahun 1990 itu memiliki 105 guru, dengan jumlah murid mencapai 1370 orang.
Beberapa murid tersebut, juga saat ini sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT KPI Unit Balikpapan.
"Murid-murid kami saat ini ada yang sedang PKL di Pertamina. Semoga semakin banyak murid kami yang dapat melaksanakan PKL di Pertamina," harap Kasman.
Sementara itu Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin, menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh para guru.
Dalam kesempatan itu, Chandra menyampaikan proses tranformasi yang dilakukan oleh Pertamina.
Baca juga: Kilang Pertamina Internasional Berdayakan Ibu-Ibu Balikpapan, Program Petratonik Budidaya Ikan Lele