Tips
6 Cara Tepat, Beternak Ikan Cupang Secara Benar
Dari sifatnya yang agresif dan warna tubuhnya yang indah, membuat sebagian orang kepincut pada ikan cupang dan gemar untuk pelihara.
Kondisi air dalam akuarium pun harus berada pada pH sekitar tujuh, dan bersuhu sekitar 26 derajat atau sedikit lebih tinggi.
2. Membuat tempat persembunyian
Saat ikan cupang betina siap untuk bertelur, ikan jantan akan membuat bubble nest. Dalam proses ini, sebaiknya siapkan tempat persembunyian bagi ikan cupang betina.
Sebab, ikan jantan bisa menjadi agresif pada proses ini.
Bahkan dengan tempat persembunyian saja, tak jarang ikan cupang betina kehilangan beberapa sisiknya atau mengalami kerusakan sirip.
3. Memisahkan ikan cupang betina dan jantan saat bertelur
Saat ikan cupang siap untuk bertelur, pasangan ikan akan menampilkan warna unik dan mulai melingkari satu sama lain di bawah bubble nest.
Ikan jantan juga akan “memeluk” ikan betina yang membalikkan punggungnya.
Lalu saat ikan betina mengeluarkan telur-telurnya, telur-telur itu akan difertilisasi dan mulai tenggelam.
Saat itu, ikan jantan akan mengambil telur-telur tersebut dan mulai memasukkannya ke dalam sarang.
Dari sini, cupang jantan lah yang akan mengurus telur-telur tersebut.
Jadi, sebaiknya pindahkan ikan betina ke tempat terpisah , karena ikan jantan bisa jadi agresif.
4. Pisahkan ikan jantan dari bayi ikan cupang saat menetas
Dalam satu atau dua hari, telur-telur ikan cupang akan menetas.
Kita pun bisa melihat bayi-bayi cupang menggantung dari bubble nest dengan ekor yang mengarah ke bawah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ikan-cupang-balikpapan-kaltim-gala-puncak.jpg)