Berita Penajam Terkini

Kelanjutan Pembangunan Bendungan Lawe-lawe PPU Diperkirakan Tahun 2024

Bendungan Lawe-lawe sempat terhenti pembangunannya, lantaran berkutat masalah lahan. Bendungan ini diketahui berada di aset tanah milik Pertamina.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Bendungan Lawe-lawe di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur rencanannya akan dilanjutkan pembangunanya pada tahun 2024.  

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pembangunan Bendungan Lawe-lawe di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur akan segera dilanjutkan.

Hal itu setelah permohonan pinjam pakai lahan, telah disetujui oleh pihak PT Pertamina.

Bendungan Lawe-lawe sempat terhenti pembangunannya, lantaran berkutat masalah lahan. Bendungan ini diketahui berada di aset tanah milik Pertamina.

Kelanjutan pembangunan sumber air baku ini telah menemui kesepakan antara kedua belah pihak. Baik dari pemerintah daerah maupun dari PT Pertamina.

Baca juga: Harapan Pemkab kepada Pusat, Bangun Bendungan Lawe-lawe untuk Stok Air Bersih

Hal itu seperti dikemukakan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) PPU Nicko Herlambang, kepada TribunKaltim.co pada Selasa 3 Januari 2022. 

Kata Nicko, Pertamina setuju untuk kembali memperpanjang pinjam pakai lahan kepada pemerintah daerah, selama lima tahun.

"Dari Pertamina, direksi dan jajaran sudah menyetujui, lima tahun diperpanjang," ungkapnya.

Luas lahan yang dipinjam pakaikan itu, yakni 250 hektar. Untuk realisasi pembangunannya sendiri, Nicko memperkirakan baru bisa dilaksanakan pada 2024, karena mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Situasi kondisi Bendungan Lawe-Lawe di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020. DPRD Penajam Paser Utara meminta, pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan bendungan Lawe-Lawe yang terletak di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.
Situasi kondisi Bendungan Lawe-Lawe di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020. DPRD Penajam Paser Utara meminta, pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan bendungan Lawe-Lawe yang terletak di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.

Nantinya, skema pembangunan bendungan ini, akan disusun dalam proyek multiyears.

"Tahun 2023 belum ada, karena kita belum dapat kepastian anggaran," sambungnya.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek bendungan Lawe-lawe, yakni sekitar Rp 150 miliar rupiah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved