Berita Kutim Terkini
Viral Video Mobil Tabrak SPBU, Saksi Mata Beberkan Kronologi
Video rekaman kamera pengawas yang menunjukkan sebuah mobil roda empat menabrak bangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) viral di medsos.
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Video rekaman kamera pengawas yang menunjukkan sebuah mobil roda empat menabrak bangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) viral di media sosial.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun TribunKaltim.co, insiden tersebut terjadi di SPBU Jalan Pendidikan (AW Syahrani), Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.
Sejumlah pengendara yang sedang mengantre saat akan mengisi bahan bakar di SPBU tersebut dikejutkan dengan mobil Toyota Fortuner yang berkecepatan tinggi pada Senin (2/1/2023) lalu.
Kronologi bermula saat mengantre, mobil tersebut tiba-tiba menabrak dan masuk ke dalam bangunan SPBU sehingga menghebohkan pengendara di sekitar pada sekira pukul 10.00 WITA pagi.
Baca juga: 1.155 Pejabat Pemkab Kutim Diminta Ikut Tes Kompetensi dan Kinerja
Salah satu saksi mata, Wahyu menjelaskan bahwa kendaraan roda dua tersebut juga menabrak satu unit sepeda motor honda scoopy hingga ringsek sebelum menabrak bangunan.
"Hantam (menabrak) motor dulu yang lagi parkir di depan guddang (bangunan SPBU), laju (dengan kecepatan tinggi)," ujarnya.
Beruntungnya, pemilik kendaraan bergegas pergi saat melihat mobil dari arah depan yang melaju kencang.
Ada dugaan pengendara mobil tersebut lepas kontrol saat mau maju mengikuti antrean, sehingga akhirnya melaju dan menabrak bangunan gudang.
Baca juga: Percepat Turunkan Stunting, DPPKB Kutim Beri Penguatan Terhadap TPK Kecamatan
"Katanya mobil itu lepas kontrol langsung hantam dinding dan masuk ke gudang," ujar Wahyu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan pengendara mobil fortuner yang merupakan seorang laki-laki hanya mengalami luka ringan.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Isnan Fatah menyebutkan kejadian tersebut merupakan out off control atau lepas kendali.
Pihaknya pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tak lama setelah kejadian.
Baca juga: KPU Kutim Ambil Sumpah 90 PPK dari 18 Kecamatan di Kutai Timur untuk Pemilu 2024
Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti atas peristiwa tersebut dan melakukan pengembangan.
"Tim masih melakukan pengembangan untuk mengumpulkan keterangan para saksi. Termasuk meminta keterangan pelaku dan pihak korban," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/spbu-kutim-2023.jpg)