Rabu, 15 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Pemkot Samarinda Siapkan Rp 8 Miliar Digitalisasi Kantor Kecamatan dan Kelurahan

Pemerintah Kota Samarinda menggelontorkan Rp 8 miliar di APBD untuk melakukan digitalisasi kantor kelurahan 2023

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Kepala Bidang Aplikasi dan Layanan Government Diskominfo Samarinda, Suparmin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda menggelontorkan Rp 8 miliar di APBD untuk melakukan digitalisasi kantor kelurahan 2023.

Kepala Bidang Aplikasi dan Layanan Government Diskominfo Samarinda, Suparmin mengatakan, melalui program tersebut, pihaknya akan memastikan bahwa hanya 40 persen yang mendatangi kantor kelurahan atau kecamatan.

Sisahnya atau 60 persen lainnya akan menerima pelayanan secara digital.

"Tugasnya Kominfo nanti akan memastikan bahwa yang datang kelurahan atau kecamatan itu tidak lebih dari 40 persen. Bahwa 60 persen terlayani digital pakai Santer," ucap Suparmin.

Baca juga: Atasi Macet di Jalan Gerilya, Pemkot Samarinda Bakal Ganti Rugi Lahan

Baca juga: Pemkot Samarinda Diundang Penghargaan Adipura

Tidak hanya melakukan digitalisasi dengan membangun aplikasi atau sistemnya, Pemkot Samarinda juga akan menyulap interior kantor di kecamatan dan kelurahan.

Suparmin menuturkan bahwa hal itu dilakukan guna menjaga kepercayaan masyarakat.

"Seandainya kalau rumahnya di depannya nggak bagus nggak mencerminkan kalau itu digital, orang-orang nggak percaya," tuturnya.

Disebutkan bahwa dana Rp 8 miliar yang dialokasikan tahun ini akan menyulap 1 kantor kecamatan dan 10 kantor kelurahan sebagai percontohan.

"Total anggarannya Rp 8 miliar 10 kelurahan dan 1 kecamatan. Jadi nanti ada belanja interior, belanja mebel, belanja komputer, kemudian ada belanja aplikasi," ungkapnya.

Kecamatan yang akan jadi percontohan adalah Samarinda Seberang.

Sedangkan untuk kelurahan meliputi Handil Bakti, Sungai Keledang, Sengkotek, Loa Bakung, Sidodadi, Sidomulyo, Sempaja Selatan, Gunung Lingai, Pelabuhan, dan Sambutan.

Terkait dengan belanja aplikasi saat ini Pemkot Samarinda berupaya untuk melangkah maju.

Baca juga: Pecahkan Masalah Zonasi di Damanhuri Samarinda, Pemkot Samarinda Berencana Buat SMP

Dengan tidak lagi melakukan beli aplikasi, tapi membangun aplikasi.

Sehingga tim yang dibentuk untuk membuat sistem tersebut bakal melakukan studi tiru ke kantor Amazone Web Services (AWS) di Jakarta.

"Jadi kita teknologinya step a head lah. Sudah pakai standarnya standar internasional," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved