Berita Tana Tidung Terkini
Cara Pemkab Tana Tidung Kurangi Kasus Stunting, Cegah Pernikahan Dini
Sebenarnya forum-forum anak ini isinya orang-orang hebat, salah satunya mereka bisa membantu mendatangkan psikolog untuk berkomunikasi bersama.
TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Dalam rangka menangkal stunting di Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, digencarkan tentang efek buruk dari pernikahan dini.
Melalui Pemkab Tana Tidung, dibuat program deklarasi tangkal pernikahan dini dan menghentikan aksi kekerasan terhadap anak.
Persoalan sunting menjadi pekerjaan rumah pemerindah daerah di hampir seluruh Indonesia, termasuk satu di antaranya adalah Kabupaten Tana Tidung.
Sebab stunting itu menentukan kualitas sumber daya manusia suatu daerah atau bangsa.
Baca juga: 8 Makanan Sehat Bagi Ibu Hamil Demi Tangkal Stunting, Ikan Salmon Sampai Kacang dan Sayuran Hijau
Melalui Forum Anak Tana Tidung bersama Tim Penggerak PKK Tana Tana Tidung melaksanakan deklarasi stop kekerasan anak dan pernikahan dini.
Deklarasi yang dilaksanakan Minggu (5/3/2023) kemarin, salah satu upaya membantu berjalannya program Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung.
Ketua Tim Penggerak PKK Tana Tidung, Vamelia Ibrahim mengatakan, deklarasi stop kekerasan anak dan pernikahan dini ini salah satu upaya menuju Kabupaten Layak Anak
"Nah beberapa indikator untuk pembentukan Kabupaten Layak Anak ini adalah mengentas kekerasan anak dan pernikahan dini.
Sehingga kita bersama forum anak medeklarasikan ini," ujar Vamelia Ibrahim kepada TribunKaltara.com.
Baca juga: IKN Nusantara Ibarat Bayi, Pengganti Jokowi Wajib Perhatikan Agar Tak Stunting
Terkait kekerasan pada anak, dia sampaikan kasus kerap terjadi.
Hanya saja kasus-kasus yang ada tidak ter-blow-up.
"Sebenarnya kasus-kasus ada, cuma tidak di-blow-up, seperti kasus (tindak asusila terhadap anak) yang di Sesayap tahun kemarin.
Sehingga sekarang itu sebenarnya saya inginnya keterbukaan, mohon maaf kalau anak seperti itu pasti dia punya trauma," kata Vamelia Ibrahim
Dia sampaikan, trauma yang dirasakan anak tidaknya secara fisik, namun juga secara psikis.
Sehingga, membutuhkan bantuan salah satunya konseling ke psikolog anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kekerasan-pada-anak.jpg)