Jumat, 10 April 2026

Ramadhan 2023

8 Jajanan Khas Kutai yang Wajib Dicicip Saat Ramadhan, Ada Jenderal Mabok

Makanan yang juga terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan tepung terigu ini memiliki dua tampilan.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Kue tradisional menjadi salah satu menu berbuka puasa yang wajib ada di meja makan selama Ramadhan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kue tradisional menjadi salah satu menu berbuka puasa yang wajib ada di meja makan selama Ramadhan.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ada banyak jajanan khas bercitarasa manis yang cocok disantap saat waktu magrib tiba.

Masing-masing memiliki cita rasa yang menggugah selera dan keunikan masing-masing.

Tidak heran, saban sore, makanan kecil khas Benua Etam menjadi buruan masyarakat khususnya di sejumlah pasar Ramadhan.

Baca juga: Agenda Ramadhan Masjid Namirah Balikpapan, 300 Porsi Takjil hingga Lomba

Dina (32) merupakan salah satu pedagang yang merasakan berkah dari bulan suci Ramadan tahun ini.

Pedagang Jajak Khas Kutai tersebut mulai berjualan sejak awal bulan puasa. Panganan khas kutai yang dijual-nya pun beragam.

“Alhamdulillah. Sebelum waktu berbuka tiba, jajak yang kami jual pasti sudah habis terjual," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (25/3/2023)

Menurut Dina, selain memiliki cita rasa yang khas, makanan khas kutai yang dijualnya memang diproduksi dengan bahan alami.

Selain itu, harga yang ditawarkan kepada pembeli untuk satu kerat jajak khas kutai jenis apapun dihargai dengan Rp10 ribu saja.

Baca juga: Ramaikan Bulan Ramadhan, Plaza Balikpapan Siapkan Takjil Gratis Hingga Tempat Ngabuburit

“Kebanyakan orang membeli memang untuk menemani santapan pembuka untuk berbuka puasa, karena memang mayoritas jajak yang kami jual disini nuansanya manis," ungkapnya.

Berikut sejumlah kue tradisional Kukar yang biasanya dijajakan sebagai menu buka puasa:

1. Amparan Tatak

Jajan ini memiliki tekstur yang lembut dengan rasa gurih serta manis yang berasal dari pisang.

Makanan yang juga terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan tepung terigu ini memiliki dua tampilan, pada bagian bawah merupakan pisang yang telah dikukus.

Kemudian bagian atasnya adalah tepung yang memiliki rasa gurih dan perpaduan antara manis dan asin dari santan. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved