Minggu, 19 April 2026

151 Orang Kehilangan Tempat Tinggal Setelah Kebakaran di Loa Janan

Mendadak kehilangan tempat bernaung membuat para korban terdampak kebakaran kebingungan pada Rabu (29/3/2023)

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Sejumlah korban terdampak kebakaran di Jalan Ciptomangunkusumo, Loa Janan Ilir Samarinda saat mencoba mencari tempat bernaung sementara, Rabu (29/3/2023).TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

151 Orang Kehilangan Tempat Tinggal Setelah Kebakaran di Loa Janan 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Mendadak kehilangan tempat bernaung membuat para korban terdampak kebakaran pada Rabu (29/3/2023) Pukul 08.25 Wita di Jalan Ciptomangunkusumo, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda kebingungan.

Pasalnya sebagian besar dari mereka merupakan pekerja yang tak memiliki sanak family di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur ini.

Apalagi saat musibah itu melanda, sebagian besar dari mereka masih berada di tempat kerja.

"Makanya pas pulang sudah habis semua. Cuma baju di badan ini saja yang ada," kata Zag (28), salah seorang korban terdampak.

Baca juga: Kebakaran di Loa Janan Ilir Samarinda, Muhammad Sang Penjahit Rugi Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Kebakaran Rumah dan Toko di Loa Janan Ilir Samarinda, Warga Hanya Bisa Selamatkan Motor

Beberapa di antaranya juga masih sempat menyelamatkan surat-surat berharga dan pakaian mereka.

Memasuki waktu Pukul 14.00 Wita saat kepulan asap tak ada lagi, sejumlah warga juga terlihat mulai mengais barang-barang yang masih dapat dimanfaatkan dari antara sisa puing bangunan.

Nampak juga beberapa korban terdampak mulai mencari tempat tumpangan sementara.

"Kami dari Sulawesi Selatan. Di sini ngekos. Jadi buat sementara numpang dulu sama tetangga yang rumahnya tidak kena api," kata Andi (31) sambil menaiki sebuah tangga ruko setempat.

Terkait musibah ini, Andi bercerita awalnya mereka tengah bersantai di depan kontrakan mereka.

Tiba-tiba saja muncul kepulan asap tebal dari salah satu rumah bangsal yang berada di tengah.

Mereka yang melihat pun mencoba untuk memadamkan namun rumah asal mula api itu terkunci rapat.

"Coba didobrak ada ledakan sekali dan api langsung membesar merembet ke warung makan depan," bebernya.

Warga lain yang mulai menyadari terjadinya kebakaran mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya namun juga tak membuahkan hasil.

"Akhirnya kami memilih lari ke kos masing-masing buat mengambil surat-surat penting dan baju," kenang Andi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved