Idul Fitri 2023
Jelang Lebaran 2023, Pengrajin Ketupat di Samarinda Kebanjiran Pesanan
Salah satu pengrajin mengatakan seminggu sebelum lebaran penjualan ketupat mengalami kenaikan dan untuk harga ketupat.
Penulis: Rahmat Pratama | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menjelang hari raya Idul Fitri pengrajin ketupat kebanjiran pesanan tepatnya di Kampung Ketupat, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (20/4/2023).
Salah satu pengrajin mengatakan seminggu sebelum lebaran penjualan ketupat mengalami kenaikan dan untuk harga ketupat jelang lebaran 1444 H kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per ikatnya.
Untuk per ikat sendiri itu berisi sekitar 100 biji ketupat.
Untuk penjualan telah mengalami kenaikan seminggu sebelum lebaran sampai nanti 2 hari setelah lebaran Idul Fitri.
Baca juga: Libur Lebaran di Balikpapan, Diprediksi 20 Ribu Pengunjung Padati Pantai Lamaru
"Kita juga menghadapi pesanan yang banyak apalagi banyak pengrajin yang bekerja sama saya sudah pada pulang kampung," ujar Hadlin, selaku pengrajin ketupat Samarinda Seberang saat ditemui TribunKaltim.co, Kamis (20/4/2023).
Ia menjelaskan, jelang Idul Fitri pihaknya kesulitan mencukupi kebutuhan ketupat di pasaran.
Karena banyak pengrajin ketupat yang sudah pulang Ke kampungnya masing-masing.
Untuk hari biasa ketupat dipatok kisaran harga Rp50.000 per 100 biji.
Baca juga: Hari Pertama Lebaran Idul Fitri, Plaza Balikpapan dan BTC Tetap Buka
Namun pada saat lebaran harganya naik drastis dan ketersediaannya terbatas terlebih di Kota Samarinda pada saat Lebaran hampir setiap rumah memasak ketupat.
Hal ini untuk hidangan saat merayakan Hari Kemenangan Idul Fitri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebanjiran-pesanan-ketupat.jpg)