Berita Paser Terkini
FK PKBM Ingin Pemprov Kaltim Tingkatkan Dukungan Terhadap Pendidikan Non Formal
Forum Komunikasi Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kaltim meminta Pemprov Kaltim meningkatkan dukungan terhadap pendidikan non formal
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER- Forum Komunikasi Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kaltim meminta Pemprov Kaltim meningkatkan dukungan terhadap pendidikan non formal.
Sekretaris FK PKBM Kaltim Kasrani mengatakan, momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 baiknya digunakan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
"Agar menjadi modal yang andal dan siap menghadapi perubahan zaman yang melaju kencang, kompleks, tak terduga dan multi arah," kata Kasrani, Minggu (7/5/2023).
Sebagai usaha penguatan SDM, penguatan Peraturan Presiden (Perpres) tentang penguatan pendidikan karakter yang mengamanahkan gerakan pendidikan dibawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik.
"Melalui harmonisasi olah hati, olah rasa dan olah raga dengan melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari gerakan nasional revolusi mental," tambah Kasrani yang juga sebagai Bagian Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Paser.
Baca juga: Segudang Manfaat Bengkel Sastra Penulisan Naskah Drama di Paser
Baca juga: Efek Buruk Pernikahan Dini Bagi Warga Paser, Kematian Bayi hingga Rawan Perceraian
Selain jalur pendidikan formal yang telah berhasil mendidik anak, pendidikan non formal dianggap telah banyak memberikan andil dalam mencerdaskan bangsa.
Ia menilai, pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh 3 jalur yaitu jalur formal, non formal, dan informal yang harus diposisikan setara dan saling melengkapi.
"Pemerintah harus memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut," pesannya.
Kasrani meminta pemerintah untuk meningkatkan dukungan moril terhadap visi-misi maupun program kerja pendidikan non formal dalam pelayanan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di wilayah Kalimantan Timur.
FK PKBM turut berpartisipasi dalam membangun daerah, melayani masyarakat putus sekolah, keberaksaraan, mengangkat potensi lokal melalui produk lokal.
Memberdayakan masyarakat melalui keterampilan, pelatihan, serta sinergitas dengan lembaga lain seperti pondok pesantren dan lainnya.
"Kami mengingatkan Pemprov Kaltim, bahwa hingga saat ini masih terdapat masyarakat yang belum terakomodir dalam pendidikan," imbuh Kasrani.
Pihaknya menginginkan, adanya perhatian yang lebih dari pemerintah terkait penyelenggaraan pendidikan non formal, baik dari segi pembiayaan, sarana, prasana, dan lainnya.
"Bila memungkinkan dikeluarkan aturan yang mengatur bagaimana penyelenggaraan pendidikan non formal di kabupaten/kota, sehingga ada regulasi khusus mengenai pendidikan non formal," bebernya.
Kasrani menyampaikan terimakasihnya pada Pemprov Kaltim atas perhatiannya selama ini pada pendidikan non formal.
Baca juga: DP2KBP3A Ungkap 158 Anak yang Menikah Dini di Paser Sepanjang Tahun 2022
Begitupun bagi pegiat pendidikan non formal, atas perjuangannya selama ini memberikan yang terbaik bagi pendidikan masyarakat menuju Indonesia Maju, Adil dan Sejahtera.
"Selamat memperingati hari pendidikan tahun 2023, satukan langkah untuk memajukan pendidikan menuju Indonesia EMAS," tutup Kasrani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-pembelajaran-siswa-di-salah-satu-sekolah-dasar-yang-ada-di-Kecamatan-Tanah-Grogot.jpg)