Video Viral
Bendungan Jebol, Ketinggian Air 11 Meter, Rusia dan Ukraina Kompak Evakuasi Warga
Bendungan Nova Kakhovka jebol, ketinggian air 11 meter, Rusia dan Ukraina kompak evakuasi warga
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur
“Lebih dari 40.000 orang terancam banjir. Pihak berwenang Ukraina mengevakuasi lebih dari 17.000 orang,” kata Andriy Kostin di media sosial.
Ia mengatakan, 25.000 orang lagi harus dievakuasi di sisi Sungai Dnipro yang diduduki Rusia.
Oleksandr Tolokonnikov, seorang pejabat senior di administrasi militer Kherson Ukraina, memperingatkan hal yang lebih buruk akan terjadi.
“Besok akan ada puncak (banjir). Kemudian akan ada penurunan,” ujarnya dalam jumpa pers online, Selasa (6/6/2023) pagi.
“Kami sudah mengevakuasi sekitar 1.000 orang. Kami memiliki sekitar 50 bus bolak-balik antara Kherson dan desa-desa yang terkena dampak. Di Kherson, kami menyiapkan empat lokasi evakuasi,” lanjutnya.
Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan 24 desa terendam banjir.
Pada Selasa (6/6/2023), Bendungan Nova Kakhovka dari sungai Dnipro yang menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air, jebol setelah terjadi pertempuran antara Rusia dan Ukraina.
Rusia dan Ukraina saling tuduh soal pihak yang menyebabkan jebolnya Bendungan itu.
Dari pihak Rusia menuduh Ukraina melancarkan serangan ke Bendungan itu pada Selasa (6/6/2023) dini hari, dikutip dari TASS.
Penembakan itu menghancurkan katup hidrolik yang memicu pelepasan air yang tidak terkendali.
Sementara dari pihak Ukraina berbalik menuduh Rusia yang meledakkan Bendungan itu.
Komando Operasi Selatan Ukraina melaporkan pada Selasa (6/6/2023) pagi hari, pasukan Rusia meledakkan Bendungan tersebut, seperti diberitakan The Kyiv Independent.
Rekaman video yang tersebar luas di media sosial dengan jelas menunjukkan jebolnya bagian Bendungan yang paling dekat dengan tepi timur sungai yang diduduki Rusia. (*)