Rabu, 8 April 2026

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Sekda Kukar Sunggono Pimpin Apel Siaga Pencegahan Karhutla

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H. Sunggono, memimpin apel siaga serentak pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H. Sunggono, memimpin apel siaga serentak pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H. Sunggono, memimpin apel siaga serentak pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 10 Kabupaten, Kota, dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di halaman Parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kamis (22/6/2023) dengan komandan apel Ipda Didik Gianto Polres Kukar.

Gubernur Kaltim H. Isran Noor dalam amanatnya yang di bacakan Sekda Kukar H. Sunggono, mengatakan Karhutla telah menjadi isu nasional dan merupakan permasalahan rutin yang terjadi hampir setiap tahun di Indonesia.

Khususnya pada musim kemarau yang perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk mengatasinya.

Berdasarkan data Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kaltim-Kaltara, ada 373 hektar luas Karhutla di Kaltim selama tahun 2023.

Baca juga: Safari Subuh di Masjid Hayyun Mubarok Tenggarong, Bupati Kukar Serahkan Akta Yayasan Rumah Ibadah

Baca juga: Diklat Sektor Perhubungan Darat, Bupati Kukar Harap Tercipta Pola Pikir dan Budaya Kerja Lebih Baik

Titiknya menyasar 168 hutwn dan 206 Area Penggunaan Lain (APL) dan Kaltim masuk urutan ke-24 di Indonesia tingkat kasus Karhutla.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan pada tanggal 13 Mei 2023 mendeteksi 30 titik panas (Indikator Awal Karhutla) tersebar di Kaltim.

Untuk itu, semua pihak diminta waspada agar jumlah titik panas tidak bertambah.

Ini menunjukkan meski Kaltim masih memiliki hotspot (Titik Panas Api), tidak boleh lengah dan harus waspada untuk menjaga wilayah Kaltim.

Terutama dengan adanya pembangunan wilayah Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.

“Karhutla menimbulkan dampak negatif terhadap aspek sosial, ekonomis, ekologis, politis, baik pada skala nasional, regional (Asean) maupun global (Perubahan Iklim dan Pemanasan Global) yang beresiko sangat merugikan bagi daerah dan negara,” demikian pungkasnya.

Usai pimpin apel siaga serentak tersebut, Sekda Kukar dan perwakilan Forkopimda meninjau peralatan Karhutla, dialog dengan Kapolda Kaltim secara Virtual, dan menyaksikan simulasi Karhutla yang di peragakan oleh petugas gabungan Karhutlah.

Baca juga: Deretan 12 Jembatan di Kutai Kartanegara yang Direhabilitasi Pemkab Kukar, Gelontorkan Dana Rp 68 M

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasdim 0906/KKR Mayor (Inf) Mahfudz, Waka Polres Kukar Kompol Angga Indarta SIK, Kasi Intel Kejari Kukar Susanto, Hakim PN Kukar Andi Hardiansyah Zulkifli Kabid Wasbang Kesbangpol, Kadinsos Hamly, Kadisbun Akhmad Taufik, Sekertaris DLHK M. Taufik, dan Kabid Trantib Satpol PP Jahriansyah. (prokom05)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved