Berita Samarinda Terkini
Sosialisasi Jajanan Anak Sehat Edukasi Massive di Sekolah, BBPOM Samarinda Minta Waktu Saat Upacara
Sosialisasi Jajanan Anak Sehat Edukasi Massive di Sekolah, BBPOM Samarinda Minta Waktu Saat Upacara
Penulis: Rahmat Pratama | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sosialisasi Jajanan Anak Sehat Edukasi Massive di Sekolah, BBPOM Samarinda Minta Waktu Saat Upacara.
Program JAS EMAS ini sangat bermanfaat bagi anak sekolah yang sehari-hari jajan di sekolah.
Banyak sekali jajanan yang tersedia di sekitar sekolah. Namun kita tidak tahu. Apakah itu bergizi? sudah aman dan bersih?
Baca juga: Mengenal Aplikasi Si Jajan Buah Karya Dinas PU Kukar, Ada 3 Tujuan
Menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Balai Besar POM atau BBPOM Samarinda beberapa waktu lalu menggelar sosialisasi Jajanan Anak Sehat Edukasi Massive atau JAS EMAS di sekolah. Kegiatan ini slah satunya digelar di SDN 006 Sungai Kunjang, Samarinda.
Sebelumnya kegiatan ini juga telah dilakukan di kurang lebih 9 sekolah yang ada di Samarinda.
Pengawas Farmasi Makanan dan Ahli Muda (PFM Ahli Muda) Pranandari Kenyowulan menjelaskan, kegiatan itu adalah program jangka pendek yang saat ini telah dilakukan BBPOM di beberapa sekolah.
Lalu, program jangka menengah adalah kegiatan yang secara rutin dilakukan.
Terakhir adalah program jangka panjang. Yaitu program yang akan dilakukan oleh BBPOM di seluruh Indonesia.
Baca juga: Resep Bola-Bola Makaroni Daging Asap, Kelezatannya Bikin Keluarga Jadi Malas Jajan di Luar Lagi
"Jangka pendek yang kita lakukan sekarang, kita inisiasi dan kita kenalkan di beberapa sekolah. Kemudian jangka menengahnya nanti bisa dilaksanakan secara rutin dan untuk jangka panjangnya bisa dilaksanakan pula oleh BBPOM di seluruh Indonesia," ucap Pengawas Farmasi Makanan dan Ahli Muda (PFM Ahli Muda) Pranandari Kenyowulan ketika dikonfirmasi, Kamis (20/7/2023).
Pranandari mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi. Sekaligus pemahaman tentang jajanan atau makanan yang layak dan sehat untuk dikonsumsi.
Kegiatan ini juga termasuk program yang mereka jalankan yaitu JAS EMAS.
"Ini merupakan salah satu intervensi kepada sekolah dasar yang mendapat program Jajanan Anak Sehat Edukasi Massive (JAS EMAS),"ucapnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini dilakukan tanpa mengganggu jam pelajaran siswa di sekolah. Karena mereka bertindak sebagai pembina upacara lalu menjelaskan secara singkat di tengah upacara.
"Kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada saat upacara bendera selain mempersingkat waktu namun juga tidak mengganggu jam pelajaran dari siswa itu sendiri," jelasnya.
Pranandari berharap kegiatan JAS EMAS tersebut bisa terus diaplikasikan oleh guru kepada siswa mereka. Tujuannya agar siswa bisa memilih makanan yang aman untuk mereka konsumsi.
"Diharapkan dari kegiatan itu guru-guru di sekolah mampu menjalankan program yang sudah kami jelaskan tadi," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/PFM-AHLI-MUDA.jpg)