Berita Kutim Terkini

Bandingkan Jalan Darat Kutim dan Papua, Kak Seto: 1 Banding 10

Kak Seto menyebut, perjalanan darat di Kutai Timur masih 1/10 dari perjalanan darat yang pernah ditempuh di wilayah Papua

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Ketua LPAI Pusat, Seto Mulyadi alias Kak Seto hadir di Sangatta, Kutai Timur dalam rangka peringati Hari Anak Nasional 2023.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Diskominfo Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat, Seto Mulyadi atau kerap disebut Kak Seto menyebut, perjalanan darat di Kutai Timur masih 1/10 dari perjalanan darat yang pernah ditempuh di wilayah Papua.

Demikian disampaikan Kak Seto kepada awak media saat ia berkunjung ke Sangatta, Kutai Timur dalam rangka Talkshow Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2023.

Kak Seto menilai perjalanan darat ditempuh menuju Kutai Timur masih tergolong lebih baik ketimbang wilayah lain.

"Ini baru sepersepuluh dari perjalanan lain yang sudah pernah saya tempuh baik itu di daerah lain seperti Papua dan sebagainya," ungkap Kak Seto, Rabu (26/7/2023).

Baca juga: Karena Alasan Ini Kak Seto Minta Putri Candrawathi Dilindungi, Sarankan Ditahan di Sel Khusus

Baca juga: Kak Seto Usul Putri Candrawati Diberi Sel Istimewa, Terkuak Alasannya Minta Istri Sambo Dilindungi

Kendati demikian, ia tidak mempersoalkan hal itu, yang terpenting peran aktivis muda dalam perlindungan anak diberi kesempatan berkarya dan didukung oleh pemerintah.

Lebih jauh, ia berharap LPAI Kutai Timur benar-benar menjadi pelindung anak baik di Kota Sangatta maupun kecamatan lainnya di wilayah Kutai Timur.

Selain itu, ia juga berharap agar LPAI Kutai Timur dapat menjalin kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan perlindungan anak baik dari kalangan masyarakat, guru, orang tua, media, dunia pengusaha dan pemerintah kabupaten itu sendiri.

Baca juga: Menangis, Ferdy Sambo Beri Pesan untuk 2 Anaknya Lewat Kak Seto: Lanjutkan Cita-cita Jadi Polisi

"Salut sekali, hari anak dapat diperingati karena anak pasti merasa dihargai, mudah-mudahan terus dikembangkan baik Kota Layak Anak (KLA), dan juga mudah-mudahan jadi contoh bagi wilayah lain," tuturnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved