Berita Bontang Terkini
16 Hektar Lahan di Bontang Terbakar Sepanjang Agustus Karena Dipicu Iklim El Nino
Dampak musim kemarau menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini di Bontang.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dampak musim kemarau menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini di Bontang.
Kebakaran hutan ini terjadi sebagian besar merupakan lahan gambut.
Berdasarkan data sejak awal Agustus 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang telah menangani 5 kasus Karhutla dengan total laham sebanyak 16 hektar.
Kepala BPBD Bontang, Usman menyebutkan, pemicu Karhutla disebabkan fenomena iklim El Nino yang melanda sejak Agustus ini.
Baca juga: Iklim El Nino Tidak Berdampak pada Jumlah Pasokan Air Bersih di Bontang, Penjelasan Dirut PDAM
Selain faktor alam, beberapa peristiwa Karhutla juga dipicu lantaran beberapa warga yang sengaja membuka lahan baru untuk perkebunan.
“Ada juga warga yang sengaja membakar dan merembet ke lahan lain. Kepentingannya buat buka lahan perkebunan,” ungkap Usman, Selasa (8/8/2023).
Belakangan BPDB Bontang pun menggencarkan sosialisasi serta imbauan ke warga sebagai upaya menekan angka kasus Karhutla. Khsusunya bagi warga yang bermukim di sekitar Bontang Lestari.
“Kami sudah koordinasi ke pihak kelurahan untuk lakukan pengawasan dan imbauan ke warga buat tidak melakukan pembakaran lahan karena bisa berujung fatal,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230808_karhutla-bontang.jpg)