Ibu Kota Negara

Kodam VI Mulawarman Bakal Terjunkan 240 Pasukan Untuk Amankan Pembangunan IKN Nusantara

Kodam VI Mulawarman menerjunkan pasukan untuk mengamankan jalannya pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Pangdam VI Mulawarman Mayjend Tri Budi Utomo saat kunjungi Kodim 0913 PPU. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kodam VI Mulawarman menerjunkan pasukan untuk mengamankan jalannya pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap.

Berdasarkan perencanaan awal, sebanyak 240 pasukan bakal disiagakan, mengawal pembangunan IKN.

Demikian disampaikan Panglima Kodam (Pangdam) VI Mulawarman Mayor Jenderal Tri Budi Utomo, kepada TribunKaltim.co.

Pangdam menyampaikan bahwa ratusan pasukan tersebut tidak serta-merta diterjunkan.

Baca juga: Isran Noor Tetapkan Status Siaga Bencana Kekeringan, Karhutla, dan Asap di Kaltim

Namun, mengikuti perkembangan pembangunan yang ada.

"Jumlah pengamanan di IKN bertambah sesuai dengan penambahan infrastukur yang dibangun, karena itu sesuai titik pembangunan," ungkapnya Rabu (23/8/2023).

Saat ini yang baru bersiaga di IKN sebanyak 50 pasukan TNI.

Terdiri dari raider 600, Yonif 611/Awang Long, Datasemen Intelegen, hingga pasukan dari Kodim 0913 PPU.

Baca juga: Deretan Proyek Raksasa Tahap II di IKN Nusantara, Ada Bandara VVIP dan Hunian ASN

Kata Pangdam, nantinya satuan lain akan ikut disiagakan secara bergantian, seiring perkembangan pembangunan yang ada.

"Perencanaan awal kami sampai 240 orang, sekarang masih sekitar 50 orang," sambungnya.

Untuk titik pengamanan sendiri saat ini masih fokus pada pembangunan istana negara, kantor kementerian, intake sungai Sepaku, bendungan Sepaku Semoi, dan juga pelabuhan yang menjadi tempat masuknya logistik IKN.

Ia memastikan, tidak ada kendala ataupun permasalahan, yang dapat menganggu proses pekerjaan proyek ibu kota baru ini.

"Makanya harus diamankan kalau itu terhambat sesuatu, maka nanti terhambat juga proyek di IKN," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved