Minggu, 26 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Teror Buaya Meluas di Kaltim, BKSDA Ungkap Penyebab dan Cara Mencegahnya

Selain Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang, belakangan reptil karnivora itu muncul di objek wisata Labuan Cermin Kampung Bidukbiduk dan Balikpapan.

Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Polsekwas Pelabuhan Semayang Balikpapan mengambil langkah dengan memasang imbauan waspada mengenai keberadaan buaya di Pantai Semayang Balikpapan, Selasa (29/8/2023). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

Biasanya, buaya muncul ke permukiman saat musim hujan dan air laut pasang. Hewan buas tersebut mengincar ternak milik warga.

"Kami dari RT intens mengimbau warga agar tidak mandi-mandi di sungai. Juga orangtua harus terus mengawasi anaknya," tegasnya.

Muncul Tiap Malam

Salah satu warga di Kenyamukan, Sangatta Utara yang pernah bekerja di perusahaan tambang, Herry Sambuary mengaku akhir-akhir ini melihat buaya muncul di sungai kecil pinggir Pantai Kenyamukan.

Ia yang juga memiliki kapal untuk disewakan, itu hampir setiap malam melihat buaya muncul di permukaan sungai dengan jalan masuk Pantai Kenyamukan.

Bahkan saking seringnya, ia beri nama Momo.

"Sering muncul ke permukaan, di bawah perahu saya atau pinggir sungai, sampai-sampai kami beri nama Momo, ada dua jenis buaya, kulit hitam dan semi kekuning-kuningan," ungkapnya, Kamis (31/8/2023).

Buaya Momo setiap malam diberi makan oleh warga sekitar berupa sisa penjualan ikan atau perut ikan.

Ia mengaku setiap memberi makan dengan hati-hati sebab khawatir disambar dan langsung digigit.

"Biasanya kami panggil aja Momo begitu, muncul, langsung diberi makan sisa-sisa perut ikan," ucapnya.

Kendati demikian, ia tidak ingin buaya tersebut kebiasaan diberi makan saat muncul ke permukaan sebab dikawatirkan suatu saat akan memakan manusia.

"Kalau perlu pemerintah ini membuat suatu penangkaran buaya, agar buaya tidak sembarangan muncul di sini," imbuhnya.

Baca juga: Buaya Muncul di Pantai Temas Semayang Balikpapan, Saksi Mata: Sempat Diusir Warga

Evakuasi 16 Buaya

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pihaknya melakukan evakuasi satwa liar itu sebanyak 16 ekor mulai Januari hingga Juli 2023.

Disampaikan Kepala Disdamkartan Kutim melalui Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Amir dan anggotanya Suryadi, tren evakuasi buaya dari tahun ke tahun mengalami penurunan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved