Kesehatan
Mengenal Baby Blues, Sindrom yang Dialami Ibu Baru, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Mengenal baby blues, sindrom yang dialami ibu baru, ketahui penyebab dan cara mengatasinya.
TRIBUNKALTIM.CO - Mengenal baby blues, sindrom yang dialami ibu baru, ketahui penyebab dan cara mengatasinya.
Viral video seorang ibu yang diduga ingin melempar anak perempuannya ke rel kereta.
Dalam video itu tampak seorang ibu yang memberontak dan ditenangkan oleh satpam.
Terlihat juga satpam lainnya tengah menggendong anak yang dibedong dengan kain pink.
Sang satpam berusaha menenangkan tangis bayi dengan menepuk pelan punggungnya.
"Diduga mengalami baby blues, seorang ibu ingin melempar anak perempuannya yang masih bayi ke dalam rel kereta," tulis keterangan di video viral tersebut.
Lantas, apa itu baby blues?
Baca juga: 7 Cara Mencegah Kambuhnya Asam Urat Tanpa Konsumsi Obat, Bisa Minum Kopi
Baca juga: Tak Perlu Buru-buru ke Dokter, Cek 10 Cara Obati Asam Urat yang Kambuh, Mudah Dicari dan Anti Ribet
Baca juga: 11 Makanan yang Bisa Sebabkan Kolesterol Tinggi Jika Sering Dikonsumsi, Makanan Cepat Saji
Kondisi ibu yang sedih usai melahirkan ini disebut dengan sindrom baby blues.
Kondisi ini bukan termasuk hal langka yang terjadi pada seorang ibu yang baru saja melahirkan.
Hampir sebagian besar ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues.
Berikut kami rangkum segala hal tentang sindrom Baby Blues mulai dari penyebab, gejala, cara mengatasi hingga cara meminimalisasinya.
Baca juga: Meski Memiliki Banyak Manfaat, Ini Deretan Efek Samping jika Terlalu Banyak Makan Pisang
Apa Itu Baby Blues?
Dilansir dari March of Dimes, baby blues adalah perasaan sedih yang mungkin seorang ibu alami seama beberapa hari pertama usai melahirkan.
Sebanyak 4 dari 5 atau sekitar 80 persen orang dewasa yang baru memiliki anak akan mengalami baby blues.
Kebanyakan orang mengalami baby blues 2 hingga 3 hari setelah bayi lahir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230904_baby-blues.jpg)