Pendidikan
Penyebab Baby Blues pada Ibu yang Baru Melahirkan, Pasangan Perlu Perhatikan Hal Ini
Penyebab baby blues pada ibu, dukungan dari pasangan dan orang terdekat sangat penting dalam hal ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Penyebab baby blues pada ibu, dukungan dari pasangan dan orang terdekat sangat penting dalam hal ini.
Ulasan soal apa penyebab baby blues sedang ramai dicari usai aksi seorang ibu di Jakarta yang viral usai membuang bayinya di rel kereta.
Baby Blues adalah perubahan suasana hati dan perasaan lain yang dialami perempuan, yang sering terjadi pada minggu pertama setelah melahirkan bayi.
Baby Blues sangat umum terjadi, sekitar 4 dari setiap 5 ibu baru mengalaminya pada minggu pertama atau lebih setelah melahirkan.
Baca juga: Mengenal Baby Blues, Sindrom yang Dialami Ibu Baru, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Baca juga: Apa Itu Sindrom Baby Blues? Yuk Kenali Penyebab, Gejala hingga Cara Mengatasinya
Kondisi ini paling sering muncul antara 3 sampai 5 hari setelah melahirkan.
Meskipun tidak ada yang benar-benar tahu mengapa seorang ibu mengalami perasaan ini setelah melahirkan, banyak dokter berpikir itu ada hubungannya dengan kadar hormon yang berubah dengan cepat yang terjadi selama kelahiran dan segera setelah kelahiran.
Pengalaman persalinan dan kelahiran bayi juga dapat berperan dalam Baby Blues.
Pemicu pertama baby blues syndrome adalah kesulitan beradaptasi dari kehidupan sebelum dan sesudah menjadi ibu.
Setelah menjadi seorang ibu, tentu saja terdapat tanggung jawab besar yang harus diemban.
Tanda-tanda Baby Blues:
Berikut ini hal yang biasa dirasakan seorang ibu yang mengalami Baby Blues, dikutip dari March of Dimes dan American Pregnancy.
1. Menarik diri dan ingin menyendiri
2. Merasa marah, murung, rewel atau cemas
3. Kehilangan minat pada pekerjaan atau hobi favorit, atau memilih untuk lebih banyak bekerja
4. Menjadi frustrasi atau sedih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230811_baby-blues-bayi.jpg)