Minggu, 12 April 2026

Berita Paser Terkini

Screening Film Jaga 'The Forest Savior', Ingatkan Masyarakat Paser Jaga Alam dan Lingkungan

Film dokumenter Jaga The Forest Savior yang mendapat penghargaan di Balikpapan Film Festival 2023, tayang perdana di Kabupaten Paser

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Film dokumenter Jaga The Forest Savior yang mendapat penghargaan di Balikpapan Film Festival 2023, tayang perdana di Kabupaten Paser.

Dibawah rumah produksi Grain Films, screening atau nonton bareng bersama para pejabat Pemkab Paser dan jurnalis pada 8 Oktober kemarin di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Paser.

Pada penayangan film itu, disaksikan oleh Direktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Nusantara Muhsin Palinrungi, Kepala DKISP Paser Ina Rosana, perwakilan dari DLH Paser, dan Disporapar Paser yang hanya mengirim pejabat fungsionalnya serta tamu undangan.

Saat penayangan berlangsung, para tamu undangan tampak terkesima melihat film Jaga (The Forest Savior) yang diproduksi oleh anak muda berbakat Kabupaten Paser.

Baca juga: Penilaian Bupati Paser Fahmi Fadli Atas 5 Tahun Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

Baca juga: Bupati Fahmi Fadli Instruksikan ke Camat untuk Patroli Karhutla di Paser 

Meskipun dalam film dokumenter itu hanya berdurasi 12 menit, namun kaya akan makna yang terkandung di dalamnya dengan menampilkan kekayaan alam di Desa Modang Paser yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Sutradara Film Jaga (The Forest Savior) Muhammad Arief Mujahid mengatakan, dari hasil karyanya itu bersama timnya berhasil membawa nama baik Kabupaten Paser.

"Dari karya kami ini, berhasil meraih juara sebagai film dokumenter pariwisata terbaik dan masuk nominasi juga sebagai terpavorit," terang Arief, Senin (9/10/2023).

Jaga (The Forest Savior), merupakan film pertama mereka dengan tim yang baru terbentuk 1 bulan stengah.

"Film kami ini nantinya akan kembali diikutkan pada film festival Bogor dan festival film Yogyakarta atau bisa dikatakan di ikutkan ke tingkat nasional," tambahnya.

Melalui film itu, Ia bersama timnya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dan alam.

Pembuatan film tersebut memakan waktu 1 bulan dari pra produksi, sementara untuk pengambilan video membutuhkan waktu 4 hari di dalam hutan.

“Selain memperkenalkan karya kami, di acara itu, ada juga diskusi mengenai proses produksi film dan pesan apa yang ingin kami sampaikan melalui karya tersebut," ujarnya.

Arief berharap melalui kegiatan nonton bareng, para pemangku kepentingan di Pemkab Paser dapat mengenal industri film lebih jauh.

"Karena film sektor industri yang belum banyak dilirik, padahal kita bakal jadi lokasi yang dekat dengan IKN Nusantara," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Nusantara Muhsin Palinrungi mengapresiasi anak muda Paser yang memberikan kontribusi bagi daerah dengan karyanya, dan film Jaga sejalan dengan visi IKN.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved