Berita Paser Terkini
Screening Film Jaga 'The Forest Savior', Ingatkan Masyarakat Paser Jaga Alam dan Lingkungan
Film dokumenter Jaga The Forest Savior yang mendapat penghargaan di Balikpapan Film Festival 2023, tayang perdana di Kabupaten Paser
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
"Ada tiga yang menjadi visi IKN, salah satunya menjadi kota hutan. Luas IKN totalnya itu mencapai 265 ribu hektar," terangnya.
Dari total luasan tersebur, hanya 25 persen yang digunakan untuk membangun kota, perkantoran serta bangunan lainnya.
Kemudian 10 persen diantaranya akan dijadikan sebagai ketahanan pangan, dan 65 persen akan tetap dijaga menjadi hutan.
"Makanya disebut dengan kota hutan cerdas masa depan, jadi lahan-lahan yang dibersihkan untuk pembangunan nantinya akan ditanami kembali dan sekarang pembibitan pohon di kelurahan Mentawai ada 15 juta pohon yang dipersiapkan dan kedepan sekitar 3,5 juta pohon siap ditanam saat musim hujan," ulasnya.
Muhsin menambahkan, saat ini pihaknya terus berbicara mengenai isu lingkungan untuk keberlanjutan hutan kedepan.
Ia juga menilai, film Jaga juga sejalan dengan prinsip eko wisata yang memiliki tiga komponen dasar.
"Ketiga komponen dasar itu yaitu, berkelanjutan secara lingkungan yang memiliki nilai edukasi, berkelanjutan secara ekonomi yang berdampak pada masyarakat lokal serta berkelanjutan secara sosial budaya,' paparnya.
Sementara itu, Kepala DKISP Paser Ina Rosana mengatakan dalam film Jaga banyak hal positif yang bisa dipetik.
"Tidak hanya hiburan, ada edukasi yang dipertontonkan, wawasan kita berkembang dan bahkan daya saing kita itu bisa terbangun dari menonton film Jaga," terang Ina.
Apa yang dihasilkan oleh generasi muda Paser, merupakan salah satu cara yang mengedukasi semua orang dalam menjaga lingkungan.
Baca juga: Bupati Paser Fahmi Fadli Minta Perusahaan Ikut Berpartisipasi dalam Tangani Karhutla
Menjaga alam, kata Ina merupakan tugas bersama disamping ada atau tidaknya IKN Nusantara dan Kabupaten Paser termasuk daerah yang sebagian besar potensi hutannya sudah banyak rusak.
"Film Jaga ini memberikan edukasi, bagaimana kita semua berperan dalam menjaga kelestarian alam kita dan ini menyangkut nasib anak cucu kita kedepan. Saya sangat mengapresiasi dengan lahirnya suatu karya dari anak muda Paser, mudah-mudahan bisa diikuti oleh anak muda Paser lainnya," tandas Ina Rosana.
Sekedar diketahui, film Jaga (The Forest Savior) baru akan ditayangkan untuk umum setelah mengikuti festival film di tingkat nasional. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231009-The-Forest-Savior.jpg)