Kamis, 9 April 2026

Berita Penajam Terkini

Dinkes PPU Siapkan 2 Rumah Singgah Bagi Ibu Hamil Resiko Tinggi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan rumah singgah, bagi ibu hamil resiko tinggi

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinkes PPU, dr. Jansje Grace Makisurat.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan rumah singgah, bagi ibu hamil resiko tinggi.

Rumah singgah tersebut ada dua unit, di sekitaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung PPU, dan di Kota Balikpapan.

Menurut Kepala Dinkes PPU dr Jansje Grace Makisurat, rumah singgah dikhususkan untuk ibu hamil yang berdasarkan pemeriksaan dokter, beresiko tinggi saat melahirkan.

Mereka yang akan menempati rumah singgah, adalah yang diperkirakan akan melahirkan dalam kurun waktu seminggu kedepan.

Baca juga: DP2PA Samarinda Sebut Pengetahuan Ibu Hamil Soal Stunting Minim

Baca juga: Alasan Residivis Asal Kukar Jambret Ibu Hamil di Samarinda

Untuk rumah singgah di Balikpapan, diperuntukan bagi ibu hamil yang persalinannya harus mendapatkan penanganan lebih serius, sehingga dilakukan di rumah sakit tipe A atau B.

"Yang memerlukan itu ibu hamil resiko tinggi yang kita taksiran persalinannya mau seminggu lagi," ungkapnya Selasa (17/10/2023).

Ada petugas yang akan berjaga dirumah singgah. Mereka yang akan siaga untuk memeriksa kondisi ibu hamil, berkoodinasi dengan rumah sakit, dan menyiapkan mobil ambulan.

Upaya ini kata dr Grace, agar para ibu hamil yang akan memasuki masa persalinan, bisa segera mendapatkan penanganan.

Lambatnya penanganan medis bagi ibu hamil kata dia, dapat menimbulkan berbagai resiko. Anak yang lahir bisa stunting, cacat, hingga bisa menyebabkan kematian.

"Terutama yang beresiko tinggi, sebelum persalinan sudah disana, karena kalau ada apa-apa, dekat," katanya.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Penjelasan Ahli Soal 3 Dampak yang Bisa Terjadi

Fasilitas rumah singgah bagi ibu hamil ini telah disiapkan sejak Maret 2023 lalu. Rumah itupun telah fungsional dan diharapkan bisa mencegah kematian ibu dan bayi, mengurangi resiko stunting, dan semakin tinggi tingkat keselamatan ibu dan bayi di Benuo Taka.

"Itu juga untuk mencegah peningkatan stunting," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved