Berita Viral

Viral Emak-emak Ngamuk Karena Ada Penumpang 'Duduk Vincent', Simak 20 Aturan Selama di KRL

Emak-emak ngamuk karena ada penumpang duduk menyilangkan kaki atau "duduk Vincent", alangkah baiknya mari simak kembali aturan di KRL.

TikTok @arum.ytn @andinii891
Viral video emak-emak ngomel lihat penumpang berdiri di depannya dan ada yang silangkan kaki, ngamuk dan begini ending-nya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Usai viral gara-gara seorang emak-emak ngamuk karena ada penumpang duduk menyilangkan kaki atau "duduk Vincent", alangkah baiknya mari simak kembali aturan-aturan yang berlaku di di Commuterline atau KRL.

Diketahui, viral video emak-emak ngamuk di KRL viral dan jadi sorotan.

Hanya karena perkara sepele, emak-emak ini menuai hujatan gara-gara omelannya.

Bukan hanya ngomel, emak-emak ini juga memaki penumpang lain yang berdiri di depannya.

Dia mengomentari dan memaki penumpang lain yang berdiri di depannya.

Bukan cuma berkomentar, emak-emak itu bahkan berani menarik kaki penumpang hingga nyaris terjatuh.

Dikutip dari akun TikTok @dinipisces, terungkap kronologi saat emak-emak tersebut memarahi hampir semua penumpang di KRL.

Salah satu penumpang yang mengalami nasib apes itu, Dini, membeberkan kronologinya.

Ia terkejut saat dimarahi seorang wanita hanya perkara sepele duduk menyilangkan kaki.

Baca juga: Terjawab Apa Itu Duduk Vincent, Viral Setelah Emak-emak di KRL Ngomel Lihat Penumpang Silangkan Kaki

Baca juga: NEWS VIDEO Video Viral, Tak Terima Ditegur, Pesepeda Berdebat dengan Petugas KRL

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Momen Mesra antara Ibu Anak di KRL, Terlihat Jelas Jalinan Kasih Sayang Keduanya

Dalam video yang direkam Dini, tampak ibu-ibu berbaju kuning dan membawa tas ransel itu tak mau kalah dan tiba-tiba berkomentar.

"Itu kan kotor sepatunya," kata emak-emak misterius tersebut dikutip TribunnewsBogor pada Minggu (22/10/2023).

"Enggak, kalau orang selonjoran juga enggak boleh (dimarahi sama ibu-ibu itu)," pungkas penumpang KRL, Dini.

"(Soalnya) kepalaku sakit. Dia enggak ngerti. Dia jahat sekali enggak bisa ngertiin orang. Pakai kerudung tapi enggak bisa ngertiin orang. Ngapain itu (kakinya) diangkat terus," ujar emak-emak ngotot.

Mendengar itu, penumpang lain yang merasa risih membalas komentar emak-emak tersebut agar tidak mengganggu kenyamanan di KRL.

"Ibu, ini transportasi umum, ibu mengganggu kenyamanan," imbuh penumpang lain.

Masih tidak mau mengalah, emak-emak tersebut mengajak debat penumpang KRL yang ngotot menyilangkan kaki.

Diakui emak-emak itu, kepalanya sakit jika melihat ada orang yang menyilangkan kaki di depannya.

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Video Petugas KRL Diludahi dan Dipukul Seorang Nenek

"Itu dia dua-duanya menyilang kakinya. Jangan ada yang sepatunya arahin ke aku gitu," pungkas emak-emak.

Petugas keamanan kemudian ikut menimbrung di tengah cekcok antar penumpang itu.

"Kalau duduk kayak gini enggak apa-apa ibu," timpal petugas keamanan.

"Kepalanya sakit aku diarahin (kakinya) ke aku," imbuh emak-emak.

Petugas keamanan berupaya menyelesaikan keributan di KRL dengan mencarikan tempat duduk lain, sesuai dengan permintaan tak masuk akal si emak-emak itu

"Aku pengin cari tempat yang dia (penumpang) enggak nyilangin kaki," pinta emak-emak.

"Ibu baik-baik aja kan kalau ganti kursi?" tanya petugas keamanan.

"Iya, asal sepatunya enggak diangkat. Cariin dulu tempatnya," jawab emak-emak.

Baca juga: SYARAT Penerbangan Terbaru dan Aturan Naik Pesawat, Kapal Laut dan KRL Selama Perpanjangan PPKM

Video rekaman di KRL yang dibagikan Dini di akunnya itu kini viral dan menembus angka 5 juta penonton.

Seolah ingin meluruskan kejadian sebenarnya, Dini pun mengurai cerita yang dialaminya.

Emak-emak tersebut memang sudah dirasa mengganggu penumpang lain, termasuk Dini di KRL.

Dia mengomentari sejumlah penumpang di sekitarnya dengan menyebalkan.

"Orang-orang enggak boleh berdiri di depan dia. Terus dia marahin orang yang selonjoran, bahkan yang diseberang kursi dimarahin padahal itu jauh banget. Katanya 'saya pusing, saya sensitif'," pungkas Dini.

Hingga akhirnya, petugas keamanan pun menindak tegas emak-emak tersebut dengan menurunkan penumpang itu di stasiun terdekat.

Sebenarnya, emak-emak tersebut turun di Stasiun Depok.

Namun, petugas menurunkannya di Stasiun Pasar Minggu.

Baca juga: Cara Mengurus SRTP untuk Masuk Jakarta, Penumpang KRL Wajib Punya di Masa PPKM Darurat

"Mba-mbanya menyilangkan kaki, eh ibu-ibu itu malah narik kaki mbanya. Dia panggil petugas takutnya dia makin ngamuk. Akhirnya dia diturunin di Stasiun Pasar Minggu," kata Dini, seperti diansir Tribuntrends.com.

Melihat tingkah emak-emak viral tersebut, netizen ramai membuat asumsi.

Bahwa ada kemungkinan emak-emak itu mengidap gangguan kejiwaan Obsessive compulsive disorder atau OCD

Untuk diketahui, OCD adalah gangguan obsesif-kompulsif ditandai dengan pikiran tak masuk akal dan ketakutan (obsesi) yang menyebabkan perilaku kompulsif.

Lalu, bagaimana sebenarnya aturan yang harus ditaati setiap penumpang KRL?

Berikut aturan yang dilarang dilakukan penumpang di KRL:

1. Melakukan kegiatan komersial di seluruh area stasiun dan di dalam Commuterline tanpa izin

2. Minum minuman keras dan/atau mabuk selama berada di lingkungan stasiun dan/atau berada di dalam Commuterline

3. Merokok di dalam Commuterline dan di seluruh area stasiun (kecuali di tempat yang telah ditetapkan sebagai area merokok)

4. Membawa barang bawaan yang melanggar ketentuan

5. Duduk di lantai dan/atau menggunakan kursi lipat di dalam Commuterline

6. Membuang sampah/kotoran tidak pada tempat yang disediakan, baik di stasiun maupun di dalam Commuterline

7. Melakukan kegiatan yang menimbulkan keributan serta mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jasa lain di lingkungan stasiun dan di dalam Commuterline

8. Makan/minum di dalam Commuterline

9. Mencuri/mengambil/menghilangkan/merusak aset atau peralatan Commuterline dan stasiun

10. Melakukan tindakan vandalisme

11. Meludah dan mengotori area stasiun dan di dalam Commuterline

12. Mengemis dan meminta sumbangan dalam bentuk apapun di lingkungan stasiun dan di dalam Commuterline tanpa izin

13. Tidur di dalam Commuterline dengan cara merebahkan seluruh badan di kursi dan/atau menaikkan sebagian kaki atau seluruh kaki ke kursi sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya

14. Melakukan perbuatan yang melanggar norma kesusilaan

15. Berada di sambungan Commuterline

16. Menggunakan handgrip Commuterline untuk bermain/bergelantungan/bergelayutan/berayunan

17. Membuka jendela, pintu, menarik tuas darurat dan mengoperasikan rem darurat selama perjalanan Commuterline kecuali dalam keadaan darurat dengan berdasarkan prosedur keselamatan di dalam Commuterline

18. Masuk/berada di kabin masinis Commuterline tanpa izin tertulis

19. Berada di Kereta Khusus Wanita bagi pengguna jasa berjenis kelamin laki-laki, kecuali balita/anak-anak

20. Melakukan kegiatan yang mengandung unsur poitik dan SARA di area stasiun maupun di dalam Commuterline. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved