Berita Samarinda Terkini
Wujudkan Green Transportation, Pemkot Samarinda Serius Lakukan Pembahasan
Pemerintah Kota atau Pemkot Samarinda lakukan pembahasan serius terkait visinya untuk mencapai transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota atau Pemkot Samarinda lakukan pembahasan serius terkait visinya untuk mencapai transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengaku bahwa Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso juga memberikan respon positif terhadap penyampaian draft final pengadaan transportasi tersebut.
"Beliau menyambut dengan baik gagasan untuk mengadopsi transportasi berbasis listrik ini. Perencanaan BRT dijadwalkan akan terealisasi pada tahun 2024. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi," jelas Manalu.
Baca juga: Dishub Sebut BRT 2024 di Samarinda Akan Bersifat Smart System
Salah satu opsi yang dibahas adalah pengelolaan BRT secara swakelola. Beberapa kendala termasuk kekurangan SDM, perluasan tanah untuk pool kendaraan, dan keterbatasan dalam pemungutan tarif kendaraan plat merah yang juga perlu dipertimbangkan.
Manalu juga menjelaskan opsi kedua terkait kendala waktu.
"Opsi kedua adalah melalui Perusahaan Umum Daerah (Perusda). Meskipun ini juga merupakan pilihan yang baik, masih ada kendala terkait dengan lahan dan waktu yang diperlukan," ungkapnya pada Senin (6/11/2023).
Kemudian opsi ketiga yang melibatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Baca juga: Tahun Depan, Angkutan Umum di Samarinda akan Jadi BRT Ramah Lingkungan
"Beberapa kota telah sukses dengan skema ini, seperti Jakarta dan Jawa Timur. Keputusan akhir akan menunggu kebijakan WaliKota, dan nama layanan BRT yang akan diberikan akan diumumkan nanti," jelas Manalu.
Nanti Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso akan mempresentasikan langsung terkait BRT (Bus Rapid Transit) dalam undangan pertemuan di Yokohama, Jepang bersama dengan Walikota Yokohama untuk membahas hal ini yang menjadi perbincangan utama.
"Rencananya akan menjadi sarana transportasi berbasis ramah lingkungan. Ini juga merupakan langkah penting dalam mengarah ke transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kota Samarinda," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231107_Pemkot-Samarinda-bahas-perencanaan-transportasi.jpg)