Sabtu, 11 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Kondisi Cuaca Panas Ekstrem, Kasus Musibah Kebakaran di Samarinda Menurun

Meski tahun ini cuaca panas terbilang ekstrem, namun tingkat musibah kebakaran terus menurun di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Ilustrasi bencana kebakaran di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kasus kebakaran di Kota Samarinda, Kalimantan Timur bisa dibilang menurun meski mengalami musim kemarau panjang.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus kebakaran di Kota Samarinda, Kalimantan Timur bisa dibilang menurun meski mengalami musim kemarau panjang. 

Meski tahun ini cuaca panas terbilang ekstrem, namun tingkat musibah kebakaran terus menurun di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur ini.

Hal itu terlihat dari data yang Tribunkaltim.co peroleh dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda.

Dalam data tersebut tercatat sejak 2020 kejadian musibah kebakaran menurun setiap tahunnya setelah terjadi 563 peristiwa amukan si jago merah pada 2019 silam.

Baca juga: Kisah Sedih Korban Kebakaran di Samarinda, Antar Anak Sekolah, Pulang Rumah Sudah Ludes

Berikut adalah rekapan data musibah kebakaran dalam empat tahun terakhir.

Memasuki 2020 mulai terjadi penurunan yakni 282 musibah kebakaran dengan total luas area terbakar 873.902 meter persegi.

Tercatat 286 Kepala Keluarga (KK) dengan 1.095 jiwa kehilagan tempat tinggal. 9 orang terluka dan 2 korban jiwa.

Adapun total kerugian keseluruhan adalah Rp 66.104.750.000.

Sepanjang 2021 tercatat 240 musibah kebakaran dengan total area terbakar 22.597 meter persegi.

291 KK dengan 824 jiwa kehilangan tempat tinggal dan 5 orang terluka serta kerugian mencapai Rp 49.295.750.000.

Lalu pada 2022 tercatat 227 musibah kebakaran dengan total area terbakar 43.018 meter persegi.

Tercatat 342 KK dengan 1.369 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Pada tahun ini terdapat 8 korban jiwa dan 5 orang luka-luka. Kerugian mencapai Rp 79.505.500.000.

Lalu sejak Januari hingga November 2023 ini yang sudah masuk dalam pendataan telah terjadi 106 musibah kebakaran permukiman penduduk.

Tercatat area yang terbakar seluas 21.266 meter persegi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved