IKN Nusantara

Kepada Mahasiswa AS, Jokowi Bocorkan Kapan IKN Nusantara Siap Dihuni Lengkap dengan Kelebihannya

Dihadapan mahasiswa Amerika Serikat, Jokowi bocorkan kapan IKN Nusantara siap dihuni lengkap dengan kelebihannya.

|
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Instagram @kemenpupr
Ilustrasi desain suasana IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Dihadapan mahasiswa Amerika Serikat, Jokowi bocorkan kapan IKN Nusantara siap dihuni lengkap dengan kelebihannya 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Jokowi melakoni lawatan ke Amerika Serikat.

Di Negeri Paman Sam, Jokowi juga membahas soal Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Kepada mahasiswa di AS, Jokowi membeberkan kapan Ibu Kota Nusantara bisa dihuni.

Diketahui, saat ini Pemerintah dan investor tengah gencar membangun infrastruktur di IKN.

Baca juga: Personil TNI dari Kodam VI/Mulawarman Pastikan Keamanan Material IKN Tidak Terganggu

Baca juga: Jokowi Minta Groundbreaking Proyek di IKN Lebih Variatif, Bukan Hanya Hotel dan Apartemen

Presiden Jokowi mengatakan, Ibu Kota Nusantara diharapkan bisa dihuni mulai Agustus 2024. Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan akademisi Georgetown University University di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/11/2023) waktu setempat.

"Kita harapkan ini (IKN) akan bisa kita huni, kita mulai huni nanti di Agustus 2024," ujar Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (14/11/2023) malam.

Jokowi menjelaskan, IKN mengusung konsep smart forest city yang modern dan ramah lingkungan.

Sebanyak 70 persen wilayah didesain menjadi kawasan hijau..

Saat ini kawasan hijau yang ada di IKN merupakan monokultur (ditumbuhi satu jenis tanaman).

Nantinya, kawasan itu akan diperbaiki sehingga tanaman yang ada lebih beragam.

"Yang akan mendekati tropical rain forest.

Dan 80 persen (warga IKN) akan menggunakan transportasi publik kendaraan listrik," ungkap Jokowi.

Kepala Negara melanjutkan, ke depannya semua warga yang tinggal di IKN bisa menggunakan kendaraan listrik.

Dengan begitu, akan semakin mendukung konsep ibu kota yang hijau.

Saat ini, tutur Jokowi, pemerintah Indonesia sudah mendirikan pusat persemaian benih tanaman di IKN.

Dalam setahun persemaian itu bisa menghasilkan 15 juta -16 juta bibit pohon.

Baca juga: Kapendam VI Mulawarman Sebut Pemberitaan di PPU jadi Dasar Jaga Kondusifitas di IKN

Baca juga: Wujudkan Visi Smart Forest City, Jokowi Pastikan 80 Persen Tansportasi di IKN Berbasis Listrik

"Yang itu nanti akan ditanam baik di IKN maupun di Pulau Kalimantan sehingga kawasan itu menjadi kawasan yang sangat hijau dan juga pembangkit listriknya adalah energi hijau baik dari solar panel maupun dari hydropower," tambah Jokowi.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Jokowi membantah anggapan bahwa pada 2024 nanti IKN sudah selesai dibangun.

Menurut dia, yang sudah jelas akan selesai dibangun pada 2024 adalah lokasi upacara HUT RI pada 17 Agustus 2024.

"Tahun depan, itu banyak yang berpikir tahun depan IKN jadi.

Siapa yang ngomong? Tahun depan itu kita mau upacara di IKN," ujar Jokowi saat memberi sambutan pada acara Kompas 100 CEO Forum di IKN, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/11/2023).

"Lapangannya, rumputnya sudah ditanam. Pasti rampung.

Kalau yang lain-lain itu bisa sampai 15 tahun, supaya tahu, supaya tidak jadi miss (miskomunikasi)," tegasnya.

Namun, menurut Presiden, pembangunan IKN bisa lebih cepat selesai apabila sektor swasta mempercepat penanaman investasi.

Sehingga, satu bulan sekali bisa diadakan 10-20 groundbreaking proyek pembangunan.

Baca juga: Orang Terkaya Indonesia Bangun Hotel di IKN Nusantara, Harta Prajogo Pangestu Capai Rp587,65 Triliun

Baca juga: Warga Lokal Samboja Perlu Peningkatan Kualitas, Menghadapi Persaingan di IKN Nusantara

Minta Proyek di IKN Variatif

Jokowi minta groundbreaking proyek di IKN lebih variatif, bukan hanya hotel dan apartemen.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan groundbreaking proyek-proyek lebih bervariasi dibangun di IKN Nusantara lebih variatif.

Jokowi ingin groundbreaking proyek-proyek yang dibangun di IKN bukan hanya hotel dan apartemen saja.

Demikian yang disampaikan Sekretaris Otorita Ibu Kota Negara (OIKN), Achmad Jaka Santos Adiwijaya.

"Pak Presiden itu menginginkan lebih variasi, tidak hanya hotel dan apart. Memang masih ada hotel, ada hotel bintang empat kalau tidak salah," kata Achmad kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (15/11/2023).

Atas permintaan itu, ia mengatakan groundbreaking mendatang nantinya tak hanya proyek hotel saja, tapi ada juga pacuan kuda indah.

Selain itu, ada juga kawasan konservasi orang utan.

Dikatakan Achmad, groundbreaking mendatang juga akan dilakukan oleh instansi lembaga negara seperti kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca juga: Impor dari Israel ke Indonesia Tembus Rp 266 M, Naik per Oktober 2023, Produk yang Banyak Diimpor

Baca juga: Khawatir tak Dilibatkan di Program IKN, Camat Samboja Ingin Pelatihan SDM Bagi Warga Lokal

"Ada equestrian area. Pacuan kuda indah. Terus ada instansi lembaga negara, OJK dan LPS.

Lalu ada juga yang terkait dengan lingkungan. ada yayasan yang buat konservasi orangutan jompo," ujarnya.

Pada intinya, Jokowi meminta groundbreaking yang dilakukan itu lebih bervariasi, sehingga betul-betul ekosistem sebagai suatu kota itu lengkap.

"Sehingga kalau orang ke sana enggak, 'Apaan nih cuma gedung pemerintahan doang.' Banyak area-area baru yang tentu standar pembangunan didesain dengan smart, yang green building," kata Achmad.

"Nanti bangunan-bangunan di sana juga menjadi semuanya bangunan ikonik untuk masa depan yang untuk didatangi angkatan-angkatan milenial," lanjutnya.

Untuk tanggal groundbreaking-nya, ia mengatakan kemungkinan akan dilakukan antara pertengahan Desember 2023 atau pada Januari 2024.

Baca juga: Deputi Sosbudpemas Alimuddin Ajak Warga Lokal Persiapkan Diri Berkiprah di IKN Nusantara

Baca juga: Daftar Proyek di IKN yang Bakal Groundbreaking Bulan Depan, Ada Pacuan Kuda hingga Pusat Grosir

"Belum tentu Desember karena Pak Presiden dan Pak Kepala Otorita IKN itu di awal mau ke COP28 di Dubai.

Jadi rencana 7-8 Desember sepertinya terlalu mepet, kemungkinan pertengahan, walaupun Pak Kepala lebih prefer Januari," ujar Achmad. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Paparkan IKN Saat Beri Kuliah di AS, Jokowi: Kita Harapkan Bisa Dihuni Agustus 2024",

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved