Berita Samarinda Terkini
Rocky Gerung Isi Diskusi di Samarinda, Singgung Bonus Demografi hingga Lapangan Kerja
Pengamat Politik Rocky Genung menjadi pembicara pada forum diskusi akal sehat Indonesia, di Gedung Hexagon Fakultas Tekhnik Universitas Unmul
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengamat Politik Rocky Genung menjadi pembicara pada forum diskusi akal sehat Indonesia, di Gedung Hexagon Fakultas Tekhnik Universitas Unmul Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (16/11/2023).
Salah satu yang jadi penyampaian dari Rocky Gerung dalam forum diskusi Akal Sehat Indonesia tersebut adalah membahas mengenai tema: "Menuju Generasi Emas di Tahun 2045."
Disebutkan oleh Rocky Gerung, ketika Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengatakan kalian generasi baru di 2045 akan menjadi bonus demografi, maka hidup kalian akan sejahterah.
Tetapi lanjutnya, coba lakukan hitungan, di mana jumlah pencari kerja per-hari ini ada 60 juta orang.
Baca juga: Muhadjir Effendy di Balikpapan Singgung Bonus Demografi dengan Berkaca pada Jepang
Dan negara mesti menyiapkan lapangan kerja untuk menampung 60 juta orang ini anak muda.
"Anda lulus jadi bonus demografi. Tapi kan tidak punya pekerjaan. Sedang tugas negara menyediakan pekerjaan," ujarnya.
Lanjutnya, bahwa di dalam ilmu ekonomi, setiap pertumbuhan satu persen, dia dapat membuka 400 ribu lapangan kerja, maka seumpama ekonomi Indonesia tumbuh maksimal 5 persen.
Dalam artiannya, jika ekonomi yang tumbuh 5 persen itu hanya mampunya menyerap 5 dikali 400 ribu lapangan kerja, hasilnya hanya dua juta lapangan kerja.
Lantas tanya Rocky Gerung, yang 58 juta orang itu mau kemana.
Baca juga: Balikpapan Punya Bonus Demografi, Prof Daniel Rosyid Sebut Masyarakat Mesti Terapkan 4 Sifat Ini
"Anda bayangkan masa depan anda. Tetapi dijadikan bahwa anda akan jadi bonus demografi itu. Kan itu omong kosong namanya," tuturnya.
Tambahnya, bahwa angka stunting di Indonesia sekarang ini sudah mencapai 25 persen, dalam artiannya satu dari 4 bayi yang lahir, otaknya tidak akan tumbuh bahkan menyusut 25 persen.
Dan per hari ini pulalah, bayi yang lahir di Indonesia sudah dibebani hutang negara yang berada di bawah kepeminan Presiden Jokowi sebanyak 50 juta perkepala bayinya.
"Mana ada bayi mau lahir hari ini kalau dia dibebani oleh hutang dan harus alami stunting," ucapnya.
Baca juga: Desakan Megawati Pecat Gibran dan Jokowi, Rocky Gerung Sebut Masih Ada Waktu Permalukan Pengkhianat
Maka cobalah untuk membuat sebuah survei, di mana para ibu-ibu merasa senang, lantaran bayi yang mereka lahirkan akan menjadi generasi emas di tahun 20245.
Tetapi, lanjutnya juga cobalah tanyakan kepada si bayi apakah mau lahir?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231116_Rocky-Gerung-Bicara-Bonus-Demografi-di-Samarinda.jpg)