Minggu, 12 April 2026

Berita Kukar Terkini

Kopi Hitam dari Muara Kaman Kukar Disenangi Kampus Brasil dan Jepang

Siapa sangka bisnis Kopi Hitam Muara Kaman (Kohiman) yang digeluti pria berumur 69 tahun bernama Sutaman.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/Sutaman
Bisnis Kopi Hitam Muara Kaman (Kohiman) yang digeluti pria berumur 69 tahun bernama Sutaman. Bagi yang mau menyicipi Kohiman di kedai kopi milik Sutaman bisa datang langsung ke Desa Cipari Makmur RT. 10 biasa disebut SP4 dengan jalur dari Tenggarong Seberang atau bisa melewati Sebulu, Minggu (10/2/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Siapa sangka bisnis Kopi Hitam Muara Kaman (Kohiman) asal Kukar, Kalimantan Timur, yang digeluti pria berumur 69 tahun bernama Sutaman, membuahkan hasil yang membanggakan.

Meski hanya skala produksi rumah tangga, produk Kohiman disenangi di salah satu kampus di Jepang dan Brasil.

Sutaman bercerita mulai menggeluti bisnis Kohiman sejak 4 tahun belakangan.

Produk kopinya mulai laku keras sejak 2 tahun terakhir. Sebelum serius tanam dan bisnis kopi, Sutaman bersama istri sebagai petani sayur-mayur.

Baca juga: Benarkah Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung? Penjelasan Lengkapnya

Untuk memasarkan Kohiman dan bisa terkenal seperti sekarang, Sutaman, memang harus berani rugi di awal merintis usaha.

Bahkan, pada 2 tahun pertama bisnis kopinya, dia lebih banyak menggratiskan bagi siapa saja yang mau minum kopi.

Waktu itu masa Covid-19, kalau ada yang datang ke rumah.

"Saya silakan minum kopi gratis. Kalau cocok silakan beli, jika tidak cocok juga nggak papa,” kata Sutaman, Minggu (10/12/2023).

Baca juga: ASN Kutai Kartanegara Ikut Bimtek dan Kompetensi Budidaya Panen dan Pasca Panen Kopi

Kakek dari enam cucu ini mengungkapkan, Kohiman buatannya sudah dikonsumsi oleh orang Jepang dan Brasil.

Pelanggannya juga bukan kaleng-kaleng. Ada dosen dari MIE University, Jepang yang sudah mengunjungi kedai Kohiman sebanyak tiga kali dalam setahun.

Sutaman sudah mendapatkan konfirmasi dari dosen itu untuk datang lagi. “Ini dia sudah ada rencana mau ke Cipari Makmur lagi,” ucapnya.

Bukan hanya dosen, mahasiswa MIE University sudah mencicipi Kohiman dan membelinya.

Para mahasiswa sebanyak 20 orang yang didampingi mahasiswa Unmul Samarinda datang bersama mahasiswa asal Brasil ke kedai Kohiman.

Membeli Kopi Petani Lokal

Lahan yang ditanami kopi oleh Sutaman tidak luas, hanya setengah hektare.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved