Berita Samarinda Terkini
48 Pemilik Ruko Tolak Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda, Ini Respon Walikota Andi Harun
Usai meredamnya polemik dari pedagang, kini rencana rekontruksi Pasar Pagi Samarinda di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Usai meredamnya polemik dari pedagang, kini rencana rekontruksi Pasar Pagi Samarinda di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kembali ramai diperbincangkan.
Sebab terdapat 48 ruko bangunan yang ternyata terdampak dan masuk dalam kawasan penataan pembongkaran Pasar Pagi, Kota Samarinda.
Para pemilik bangunan tersebut telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) bangunan.
Enggan merasa dirugikan, akhirnya mereka menolak kebijakan pemerintah kota (Pemkot) Samarinda ini.
Baca juga: Pedagang Emas Pasar Pagi Samarinda Siap Direlokasi, Pemkot Siapkan Pengawal Keamanan
Menanggapi hal ini, Walikota Samarinda, Andi Harun memberikan komentarnya.
Dirinya mengaku juga telah mendengar kabar tersebut.
"Saya sudah dengar tapi kami biar kan tim bekerja, kita lihat perkembangannya," kata Andi Harun.
"Ada saatnya kita akan menyimpulkan dan membuat ketetapan lebih lanjut," ungkap Andi Harun pada 29 Desember 2023.
Baca juga: Pemkot Putuskan 3 Lokasi untuk Relokasi Pedagang Pasar Pagi Samarinda
Di samping itu, Andi Harun menegaskan bahwa rencana ini tidak akan ditunda, mengingat hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian berjangka panjang.
"Saya kira secara waktu nanti pada saatnya mereka tergerak hatinya untuk bisa meihat kepentingan yang lebih besar," ujar Walikota Andi Harun.
"Kita akan memberi opsi yang tidak merugikan pedagang," tuturnya.
Dengar Aspirasi Warga Terdampak
Namun Pemkot Samarinda juga tak menutup mata. Dalam konteks ini, pihaknya juga akan mendengarkan aspirasi dari warga terdampak.
Baca juga: Andi Harun Ingin Polemik Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda tak Ditunggangi Kepentingan Politik
Bahkan Pemkot Samarinda juga akan segera menggelar pertemuan untuk membahas tuntas khusus persoalan ini.
"Tapi tetap kita dengarkan aspirasi mereka, lalu kita bicarakan tersendiri soal ini," katanya.
"Komunikasinya nanti akan kita tentukan agar mencapai kesepakatan saling memahami dengan baik," tutupnya.
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
revitalisasi
pasar pagi samarinda
Andi Harun
Kalimantan Timur
TribunKaltim.co
Budi Susilo
Sertifikat Hak Milik
pedagang
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
| Tim Irjen Kemendagri ke Kaltim, Momentum Evaluasi Terhadap Kinerja Perangkat Daerah |
|
|---|
| Kondisi Terkini Pasokan Air PDAM Samarinda di Tengah Ancaman Kemarau Panjang |
|
|---|
| Antisipasi Kemarau, PDAM Samarinda Minta Warga Bijak Pakai Air |
|
|---|
| Prof Khojir jadi Guru Besar UINSI Samarinda ke 17, Pesantren jadi Laboratorium Multikulturalisme |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240101_Pemilik-Ruko-Bangunan-di-Samarinda.jpg)