Senin, 1 Juni 2026

Berita Paser Terkini

Pernyataan Sikap Resmi, PMII Tarik Diri dari Aliansi Mahasiswa Paser, Berikut Alasannya

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Cabang Paser ikut berempati terhadap persoalan yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat Kabupaten Paser

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Paser, Burhanudin. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Cabang Paser ikut berempati terhadap persoalan yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat Kabupaten Paser.

Seperti halnya persoalan aktivitas truk hauling batu bara melintasi jalan umum, yang menimbulkan kekhawatiran pada beberapa faktor dan dianggap merugikan pengguna jalan.

Hal tersebut diutarakan oleh Ketua PMII Cabang Paser Burhanudin. Dia mengaku organisasi yang dipimpinnya itu peduli terhadap kepentingan masyarakat dan ‎menyatakan sikap terhadap peristiwa itu.

Baca juga: PMII Paser Kritisi RUU KUHP, Berikan Hak Istimewa untuk Kepala Negara

"Pergerakan kami lebih fokus pada ‎kepedulian terhadap dampak yang ditimbulkan, bukan pada aksi yang bersifat konfrontatif," terang Burhan sapaan akrabnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (1/1/2024).

PMII Cabang Paser akan tetap memegang prinsip koordinasi dan komunikasi menyeluruh dengan semua pihak terkait, untuk mengurai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Meskipun terdapat desas-desus ‎aksi demonstrasi oleh aliansi mahasiswa Paser, PMII memilih untuk tidak ikut serta demi menjaga ‎kondusifitas situasi," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, PMII Cabang Paser secara resmi menarik diri dari Aliansi Mahasiswa Paser ‎sebagaiamana hasil diskusi yang sudah dilakukan dengan alasan adanya ketidaksesuaian objektivitas aliansi dengan kesepakatan bersama.

Objektivitas aliansi mahasiswa Paser dianggap tidak sesuai dengan semangat kesepakatan yang ‎diharapkan untuk mencapai tujuan bersama.

Baca juga: Aliansi Mahasiswa Paser Tolak Kenaikan BBM dan Desak Pemda Awasi Penyaluran Kebutuhan Pokok

"Hal ini menciptakan dilema bagi PMII Cabang Paser dalam ‎menanggapi persoalan itu, karena dugaan kami terdapat kepentingan lain yang terlibat dalam aksi tersebut," ungkap Burhan.

Pengunduran diri PMII Cabang Paser dari Aliansi Mahasiswa Paser, diharapkan menjadi ‎panggilan untuk introspeksi bersama terkait integritas dan objektivitas dalam melaksanakan aksi bersama. ‎

PMII Cabang Paser tetap berkomitmen untuk terus berjuang demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat, ‎dengan tekad yang tidak terpengaruh oleh potensi kepentingan yang mungkin ada.

"Kami bertekad memberikan kontribusi positif dalam perjuangan demi keadilan dan ‎kesejahteraan, dengan keyakinan bahwa hal itu dapat tercapai tanpa terjerumus dalam kemungkinan ‎kepentingan yang dapat mengaburkan visi pergerakan mahasiswa Islam Indonesia," pungkas Burhan.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved