Berita Balikpapan Terkini
12 Rumah Warga Perumahan Polda Balikpapan Rusak Akibat Pergerakan Tanah, Diduga Karena Hujan Deras
Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan dua hari terakhir diduga jadi penyebab pergerakan tanah di kawasan Perumahan Polda, RT 37 Jalan Purnawirawa
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan dua hari terakhir diduga jadi penyebab pergerakan tanah di kawasan Perumahan Polda, RT 37 Jalan Purnawirawan, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.
Akibat dari pergerakan tanah itu, sebanyak 12 rumah warga rusak parah.
Salah satu pemilik rumah, Maria, mengatakan bahwa ia telah meninggalkan rumahnya sejak tanggal 29 Desember 2023 lalu.
Baca juga: Hujan Deras Melanda PPU sejak Kemarin, BPBD Lakukan Pemantauan di Daerah Rawan Banjir
Sejak saat itu, kondisi rumahnya telah mengalami retak pada sejumlah dinding rumahnya. Selain itu, sejumlah material di rumahnya pun mulai berjatuhan akibat semakin parahnya pergerakan tanah.
"Dari tanggal 29 saya sudah mengungsi, karena sudah ada beberapa puing yang runtuh, terus di rumah ada anak kecil, jadi saya pilih ngungsi saja biar aman," kata Maria, Rabu (3/1/2024).
Warga lainnya, Hopmi, mengungkapkan hal yang sama. Tanah bergerak di rumahnya bahkan telah terjadi sejak tanggal 22 Desember 2023 lalu.
Namun, saat itu pergerakan tanah yang terjadi masih dalam skala kecil. Hingga beberapa hari kemudian, tepatnya pada tanggal 26 Desember 2023, kondisi di rumah Hopmi semakin parah.
Sejumlah material di rumah Hopmi pun mulai ambruk, belum lagi jalan di kawasan perumahaannya yang baru saja dicor mendadak patah, padahal jalan tersebut baru sebulan pengecoran.
Baca juga: Viral di Medsos Video Banjir di Berbagai Titik Kota Samarinda Sore Ini karena Hujan Deras
"Setiap menit itu dia gerak terus, yang parahnya pas tanggal 26 D esember 2023itu langsung ambruk, jalan ini baru dicor satu bulan sudah patah," ungkap Hopmi.
Ketua RT 37, Andi Firmansyah mengungkapkan, tanah bergerak di kawasannya itu terjadi di dua blok Perumahan Polda. Tepatnya di blok 8 dan blok 9. Namun, kerusakan terparah banyak dialami rumah yang berlokasi di blok 9.
Kondisi tersebut semakin parah sehari sebelumnya, saat Balikpapan dilanda hujan deras selama dua hari berturut-turut.
Andi bersama warga pun memeriksa kondisi warganya, khawatir terjadi sesuatu. Andi pun mengevakuasi warganya kelokasi aman untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
"Jadi kejadian parahnya itu pas kemarin malam. Malam kena paska hujan deras, tadi malam kita langsung evakuasi warga yang menempati rumahnya supaya tidak ada korban jiwa," tukas Andi.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
Pemkot Balikpapan Optimalkan Aset Daerah, Sisa 70 Persil Tanah Menunggu Legalitas dari BPN |
![]() |
---|
Pertamina Bazma Salurkan 80 Beasiswa dan 80 Bantuan Kacamata untuk Pelajar Balikpapan |
![]() |
---|
Krisis Kepercayaan KONI Balikpapan, Cabor Siapkan Mosi Tidak Percaya |
![]() |
---|
Pengerukan Sedimen Bendali Melawai 2 Balikpapan Capai Setengah Kilometer, Selesai Akhir Agustus |
![]() |
---|
Dinas PU Balikpapan Lakukan Pengerukan Sedimen di Bendali Melawai 2, Targetkan Kedalaman 1 Kilometer |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.