Kamis, 23 April 2026

Pilpres 2024

Besok ke Samarinda, Muncul Spanduk Tolak Kedatangan Anies Baswedan

Namun menjelang kedatangannya itu banyak bermunculan spanduk yang beberapa di antaranya berisi penolakan kedatangan Anies Baswedan

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Spanduk bertuliskan 'yang Menolak Bangun IKN Mau ke Samarinda Wal' di Jembatan.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Calon Presiden Anies Baswedan direncanakan akan melaksanakan kampanye di Kalimantan Timur, Kamis (11/1/2024).

Dari jadwal yang disusun oleh Tim Pelaksana Kampanyenya di Daerah Kaltim, Calon Presiden nomor urut satu tersebut, direncanakan langsung mendarat di Kota Samarinda dan menyempatkan diri ke Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Namun menjelang kedatangannya itu banyak bermunculan spanduk yang beberapa di antaranya berisi penolakan kedatangan Anies Baswedan.

Contoh pada Rabu (10/1) malam bertebaran spanduk di Fly Over Samarinda bertuliskan 'Tolak Kedatangan Anies Baswedan ke Kota Penyangga IKN'.

Baca juga: Acara Desak Anies di Samarinda, Ini Jadwal Kampanye Anies Baswedan di Kalimantan Timur

Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin Menanjak, Cek Hasil Survei Capres Terbaru Januari

Namun spanduk itu tak lagi terlihat di pagi harinya.

Namun ada satu spanduk bertuliskan 'Yang Menolak Bangun IKN Mau ke Samarinda Wal' di salah satu jembatan penyebrangan yang berada di Jalan Juanda, tepat di depan SMPN 4 Samarinda yang hingga petang ini masih betah bertengger di sana.

"Dari pagi (spanduknya) ada di situ. Tidak tahu siapa yang pasang," kata Riani (48) salah satu warga setempat.

Meski tidak gamblang menyebutkan siapa yang ditujukan tulisan tersebut, namun masyarakat meyakini tulisan itu menyinggung Anies Baswedan yang belakangan viral sebab mengkritik dan menolak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Baca juga: Info Hasil Survei Elektabilitas Capres 2024, Posisi Sulit Ganjar, Anies Positif, Prabowo tak Goyah

"Siapa saja Presidennya terserah. Yang penting pro rakyat, tau kebutuhan rakyat, tidak cuma bicara dan tidak semena-mena," Komentar Rio (30), salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di bilangan Jalan Juanda. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved