Minggu, 26 April 2026

Berita Berau Terkini

Wisatawan Masih Takut Berenang di Labuan Cermin Berau, Masing Terbayang Buaya

Hingga kini sejumlah wisatawan masih ragu dan mengaku tidak berani, karena masih terbayang-bayang buaya di danau Labuan Cermin tersebut

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Wisatawan yang datang ke Biduk-biduk setelah proses sterilisasi.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Meski telah diperbolehkan untuk kembali berenang di objek wisata Labuan Cermin, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau, namun  hingga kini sejumlah wisatawan masih ragu dan mengaku tidak berani, karena masih terbayang-bayang buaya di danau dua rasa tersebut.

Hal itu diungkapkan Hamidnuddin salah seorang wisatawan yang lebih memilih untuk menikmati keindahan Labuan Cermin, dari atas dermaga karena takut jika harus berenang, karena masih merasa tidak aman.

“Enggak dulu, dari pada kenapa-kenapa. Soalnya ini tidak ada jaminan kalau buaya di danau ini sudah menghilang, bisa aja tiba-tiba muncul kembali tanpa sepengetahuan wisatawan,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (14/1/2024).

Meski kata dia sudah ada tim pengawasan yang ketat, namun menurutnya keberadaan buaya di Labuan Cermin masih sangat besar kemungkinan tiba-tiba bisa timbul kembali.

Baca juga: Sudah Bebas dari Buaya, Wisatawan Labuan Cermin Berau Boleh Beraktivitas Berenang

Baca juga: Pengunjung Labuan Cermin Makin Menurun, Diduga Dampak Munculnya Buaya Sekitar Objek Wisata

"Apalagi, sebelumnya hewan buas tersebut tak hanya ditemukan satu ekor saja. Bisa saja masih ada buaya-buaya lain yang bersembunyi di bawah, jadi lebih baik menurut saya tidak usah berenang kan lebih aman," ujarnya.

"Kalau pun diawasi, kita juga tidak tahu sampai sejauh mana pengawasan petuga terhadap wisatawan, namanya manusia pasti terbatas,” tambahnya.

Padahal sebagai informasi per tanggal 1 Januari lalu, wisatawan di Labuan Cermin kembali diperbolehkan untuk berenang di bawah pengawasan petugas dan pengelola wisata.

Bahkan di awal tahun 2024, tercatat 300 wisatawan telah memasuki objek wisata tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Biduk-biduk, Chandra.

Baca juga: Alasan Disbudpar Berau Bakal Pasang Pagar di Wisata Labuan Cermin

Pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim telah melakukan sterilisasi, hasilnya sudah tidak ditemukan lagi buaya sejak akhir Desember lalu.

“Kami tetap lakukan pengawasan, tetapi wisatawan juga harus tetap waspada dan berhati-hati. Hanya saja perlu diingat dan dipatuhi bahwa wisatawan yang sedang menstruasi, sangat tidak diperbolehkan untuk berenang,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved