Senin, 18 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Profil Lai Ching-te, Presiden Baru Taiwan yang Dibenci Xi Jinping, China Labeli Penghasut Perang

Berikut profil Lai Ching-te alias William Lai. Presiden baru Taiwan yang dibenci Xi Jinping. China melabeli Lai Ching-te penghasut perang.

Tayang:
AFP Photo/Jimmy Beunardeau-Hans Lucas
Lai Ching-te atau William Lai yang terpilih sebagai Presiden Taiwan dalam Pilpres China Taipei, Sabtu (13/1/2024). Berikut profil Lai Ching-te alias William Lai. Presiden baru Taiwan yang dibenci Xi Jinping. China melabeli Lai Ching-te penghasut perang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar kabar internasional.

Berikut profil Lai Ching-te alias William Lai yang jadi sorotan publik internasional.

Presiden baru Taiwan, Lai Ching-te belakangan diketahu dibenci oleh Presiden China, Xi Jinping.

Bahkan China melabeli Lai Ching-te adalah seorang penghasut perang.

  Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Bisa Merembet ke Amerika vs China Usai Xi Jinping Bertemu Putin

Baca juga: Serangan Rudal dan Drone Rusia Bombardir Sekolah Ukraina Tewaskan 7 Orang, Pasca Xi Jinping Pulang

Baca juga: Rusia Serang Ukraina Saat Xi Jinping Berkunjung, Warga Rusia tak Percaya ICC Bisa Tangkap Putin

Lai Ching-te atau William Lai secara tak terduga memenangkan pemilihan umum dan menajdi Presiden Taiwan, di tengah peringatan dari China yang menganggap Lai sebagai 'separatis'.

Kandidat dari partai berkuasa, Lai Ching-te atau dikenal sengan William Lai, yang dicap sebagai “penghasut perang” oleh China memenangkan pemilihan presiden .

Bagi masyarakat Taiwan, Lai telah muncul sebagai sosok yang menyelamatkan demokrasi di Taiwan.

Lai Ching-te atau William Lai resmi terpilih menjadi Presiden Taiwan usai memenangkan pemilihan presiden (pilpres) pada Sabtu (13/1/2024).

Lai Ching-te yang mewakili Partai Demokratik Progresif (DPP) mengungguli lawannya dengan mengantongi 40,2 persen suara.

Lai Ching-te yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden, mengalahkan Hou Yu-ih dari partai oposisi Kuomintang (KMT) dan Ko Wen-je dari Partai Rakyat Taiwan (TPP).

Terpilihnya Lai Ching-te sebagai presiden baru Taiwan cukup mendapatkan sorotan.

Hal itu mengingat Taiwan tengah berada dalam konflik dengan China daratan yang tidak mengakui kemerdekaan Taiwan.

Baca juga: Bertemu Xi Jinping, Jokowi Ajak China Jadi Mitra Strategis Pembangunan IKN Nusantara

Janji Lai Ching-te setelah terpilih

Iklan untuk Anda: Mulia Nata, Mahasiswa Asal Nagan Raya Meninggal Tertimpa Batu di Mesir, Sudah Umrah 100 Kali
Advertisement by
Dikutip dari Kompas.id (13/1/2024), Lai menyatakan dirinya akan mempertahankan status quo Taiwan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved