Sabtu, 11 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Sempat Diserang Ulat Bulu, Taman Bebaya Samarinda Kini Dibuka Kembali

Hasilnya DLH memastikan tidak ada lagi ulat bulu yang ditemukan di tepian maupun dalam taman yang awalnya bernama Taman Buah

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Sudah bersih dari serangan ulat bulu Taman Bebaya Samarinda sudah dibuka kembali untuk umum. DLH Samarinda mengatakan sebelum dibuka pihaknya telah melakukan pemantauan di taman tersebut selama satu pekan, Senin (15/1/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ditutup sejak Desember 2023 karena serangan koloni ulat bulu, Taman Bebaya Samarinda kini akhirnya dibuka kembali untuk umum.

Salah satu fasilitas umum yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur itu telah dibuka sejak Senin 8 Januari 2024 lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Endang Liansyah melalui Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Roro Dyah Maharani mengatakan sebelum dibuka pihaknya telah melakukan pemantauan di taman tersebut selama satu pekan.

Hasilnya DLH memastikan tidak ada lagi ulat bulu yang ditemukan di tepian maupun dalam taman yang awalnya bernama Taman Buah tersebut.

Baca juga: DLH Samarinda Beber Asal Muasal Ulat Bulu yang Serang Taman Bebaya  

"Tapi kami tetap melakukan pencegahan dengan melakukan perawatan berkala agar ulat bulu tidak kembali lagi," kata Roro kepada TribunKaltim.co pada Senin (15/1/2024).

Hilangnya koloni ulat bulu itu tidak lepas dari peran serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda dan Animal Rescue Samarinda.

Mereka telah melakukan penyemprotan cairan pembasmi ulat bulu pada Senin, 18 Desember 2023 lalu.

Ketua Samarinda Animal Rescue (SAR) Suparlin mengatakan mereka hanya melakukan penyemprotan satu kali.

Baca juga: Sempat Ditutup Karena Ulat Bulu, Taman Bebaya Samarinda Sudak Dibuka Kembali

Dalam upaya pembasmian itu mereka menyemprotkan 4 cairan khusus pembasmi ulat bulu.

"Cairan pembunuh ulat bulu, cairan racun bagi ulat bulu namun tidak merusak tanaman cairan untuk membuat hawa panas dan lengket yang membuat ulat bulu tidak betah," beber Suparlin.

Ia mengatakan tiga hari penyemprotan, koloni ulat bulu dipastikan sudah terbasmi.

Hanya saja pihaknya sempat kecewa sebab tak dilibatkan untuk melakukan observasi lanjutan guna memastikan tak ada sisa perkembangbiakan ulat bulu.

"Tapi tidak apa-apa. Semoga ulat bulunya benar-benar sudah berhasil dilenyapkan dari Taman Bebaya," ucapnya.

Baca juga: Akademisi Unmul Beri Pemahaman Cara Tangani Ulat Bulu di Taman Bebaya Samarinda

Saat ini terpantau Taman Bebaya memang sudah dibuka untuk umum.

Rahman (43) salah satu wakar taman mengatakan jumlah penjung masih terbilang sedikit sejak dibuka kembali pada minggu lalu.

Jam operasionalnya Senin sampai Kamis dibuka dari jam 15.00 Wita.

"Sementara Jumat, Sabtu, dan Minggu dari pagi sudah buka," sebutnya Rahman.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved