Berita Balikpapan Terkini
Hafuza Corasut Miliki Peluang Pasar Luas dan Produk Eksklusif, Ini Saran Pengamat UMKM
Hafuza Corasut memiliki peluang pasar luas dan produk eksklusif, inilah saran pengamat UMKM.
Penulis: Ardiana | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pengamat UMKM Kota Balikpapan, Okki Noviansyah mengatakan, bisnis kerajinan homemade akan menghasilkan produk yang lebih eksklusif.
Hal itu pula yang dimiliki salah satu bisnis produk rajut dari UMKM Hafuza Corasut Balikpapan.
Ragam produk telah dipasarkan mulai dari tas, gantungan kunci, topi, homedecor hingga rajutan berbentuk ragam bunga.
Menurut Okki, proses pembuatan produk rajut dilakukan dengan lebih santai dibandingkan bahan jahitan.
Baca juga: UMKM Hafuza Corasut di Balikpapan Ubah Hobi Rajut jadi Peluang Usaha
Bahkan, beberapa pegiat rajut kerap melakukan kegiatan sehari-harinya sembari terus merajut.
"Jadi lebih mudah, bahkan bisa sambil nonton drakor. Kalau jahit harus fokus. Jadi bisa sembari melakukan kegiatan sehari-hari dan santai, tapi harus expert dan ahli," ujarnya, Rabu (31/1/2024).
Selain itu, produk homemade seperti rajut juga lebih eksklusif karena hanya dapat dibuat dengan tangan, dan tak bisa ditiru oleh mesin.
"Karena banyak kerajinan tangan yang bisa ditiru, tapi ini enggak karena homemade," tambahnya.
Baca juga: Pengelolaan Lahan Eks Puskib Dikaji Ulang, Akmal Malik Ingin Jadikan Sentra UMKM Berkonsep Hijau
Lanjut Okki, produk UMKM Hafuza Corasut memiliki pasar lebih luas dari produk lainnya.
Terlebih, bisnis ini memberikan layanan custom sesuai bentuk rajutan yang diinginkan customer.
Meski begitu, Okki menyarankan agar pemilik UMKM Hafuza Corasut, Susilawati mempertimbangkan dan mempercantik kemasan dan branding produknya.
"Sarannya, buat paper bag dengan branding produknya, jadi biar lebih dikenal customer," pungkasnya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240131_Klinik-UMKM-di-kanal-YouTube-Tribun-Kaltim-Official.jpg)