Berita Samarinda Terkini
Merasa Diduakan, Seorang Pemuda Samarinda Seberang Rampok dan Aniaya Kekasihnya
Sakit hati karena merasa diduakan, seorang pemuda nekat merampok dan aniaya kekasihnya sendiri
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sakit hati karena merasa diduakan, seorang pemuda nekat merampok dan aniaya kekasihnya sendiri.
Pria bernama Yudi (23) itu melakukan aksi pencurian disertai kekerasan terhadap pacarnya pada Minggu (28/1/2024) malam, sekitar Pukul 19.30 Wita.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Bitab Riyani menjelaskan motif pelaku adalah sakit hati sebab mendapati pesan mesra sang kekasih dengan pria lain.
Kompol Bitab Riyani menjelaskan, Kala itu sang kekasih tengah mengemudi dari arah Loa Duri, Kabupaten Kutai Kartanegara menuju Kota Samarinda.
Baca juga: Pemuda Ini Aniaya Pacarnya yang Pramuria karena Layani Laki-laki Lain di Loa Hui Samarinda
Baca juga: Kesal Ditegur Saat Mabuk, Pria di Loa Janan Kukar Aniaya Istri hingga Babak Belur
Saat tiba di depan PT Sumalindo atau Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, korban menyadari tengah dibuntuti Yudi menggunakan sepeda motor.
"Saat tersusul korban menepikan mobilnya karena takut pintu mobilnya digedor-gedor pelaku," ujar Kompol Bitab Riyani, Rabu (31/1/2024).
Pelaku pun memaksa korban membuka pintu mobilnya. Di saat itulah pemuda itu masuk dan mengambil kunci mobil serta ponsel kekasihnya lalu pulang ke rumahnya di bilangan Batuah, Kukar.
Namun tidak berselang lama pelaku kembali lagi ke TKP dan menodong perut korban dengan badik.
Tidak sampai di situ pemuda itu juga langsung merampas dua buah gelang emas, dua cincin emas, satu jam tangan bermerek dan uang tunai Rp 1,1 juta milik korban yang masih berstatus kekasihnya itu.
Korban yang mendapat luka akibat dorongan badik di perutnya langsung pulang ke rumahnya di bilangan Lambung Mangkurat untuk berobat.
"Baru setelah itu korban melapor ke kami (Polsek Samarinda Seberang)," bebernya.
Dari laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan.
Tidak butuh lama pelaku langsung berhasil diamankan di rumahnya yang berada di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kilometee 31, Desa Batuah, Kukar.
Baca juga: Oknum TNI Viral Diduga Aniaya Sopir Truk di Kubar Resmi Jadi Tersangka, Masih Berstatus TNI Aktif
Pelaku tak mengelak. Kepada polisi ia mengaku nekat melakukan pencurian dengan kekerasan bukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, melainkan sakit hati setelah mendapati sang pacar berkirim pesan dengan pria lain.
"Waktu pulang ke rumah juga cuma pulang saja. Tidak niat apa-apa. Memang karena sakit hati saja," bebernya.
Bahkan saat diamankan barang-barang berharga milik korban masih disimpan pemuda berusia 23 tahun tersebut bersama sebilah badik yang digunakan untuk mengancam korban.
"Niatnya bukan dijual atau apa. Karena motifnya hanya kesal dan sakit hati," pungkasnya. (*)
| Dishub Samarinda Siapkan Car Free Night dan Perluas Car Free Day untuk Hebat Energi |
|
|---|
| Andi Harun Ungkap Aspek Hukum dan Keberatannya Pemkot Samarinda Terkait JKN |
|
|---|
| Terungkap Profesi dan Identitas Mayat di Belakang GOR Unmul Samarinda, Ada Honda CBR 150 di TKP |
|
|---|
| 4 Fakta Mayat Ditemukan di Belakang GOR Unmul Samarinda: Temuan Polisi di TKP dan Identitas Korban |
|
|---|
| Pendaftaran Calon Ketua Kadin Samarinda Dibuka hingga 16 April 2026, Ini Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240131-Yudi-23-dan-barang-bukti.jpg)