Berita Samarinda Terkini
Anggota KPPS di Sambutan Samarinda Keracunan, Dinkes Sebut Itu Gejala Ringan
Kasus keracunan yang menimpa puluhan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus keracunan yang menimpa puluhan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu menjadi perhatian khusus bagi Dinas Kesehatan Samarinda.
Pasalnya, warga yang keracunan makanan mengalami gejala diare, pusing dan mual usai mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan usai pelantikan pada minggu lalu (25/1/2024).
Sejak insiden ini, Dinkes Samarinda pun turun tangan untuk memastikan kondisi para korban.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Osa Rafshodia, menjelaskan bahwa gejala yang dialami oleh puluhan anggota KPPS Sambutan tersebut merupakan gejala keracunan tingkat ringan-sedang.
Baca juga: Anggota KPPS Sambutan Keracunan Makanan Sudah Ditangani, KPU Samarinda: Kami Tidak Diam
Memang benar itu tanda-tanda gejala keracunan makanan, namun belum bisa mengarah pada diagnosa keracunan makanan.
"Tapi kalau kasus kemarin ini masih tingkatan dehidrasi ringan-sedang," jelas Osa, sapaan akrabnya (1/2/2024)
Osa menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih terus menelusuri penyebab pasti insiden ini setelah sebelumnya telah dilakukan penanganan oleh tim medis kepada para korban.
Sebab penelusuran keracunan makanan memerlukan langkah-langkah dan prosedur khusus, seperti pengambilan sampel makanan dan minuman.
Baca juga: Fakta-fakta Anggota KPPS yang Baru Dilantik di Samarinda Keracunan Massal dan Harus Dilarikan ke RS
"Karena keracunan ini tidak hanya dari makanan saja, bisa dari minumannya, tempat kehigienisan kotaknya, dan sebagainya," papar Osa.
Menyikapi kejadian ini, Osa mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan sebelum makan.
Sehingga kejadian serupa dapat dihindari dan tidak terulang lagi.
Alat makan harus bersih, kemudian sisa makanan juga dikumpulkan agar tidak tercecer sembarangan.
"Takutnya terkontaminasi dan lain sebagainya. Cuci tangan sebelum makan dan jangan lupa untuk bawa hand sanitizer," pungkasnya.
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240202_KPPS-Samarinda-Sambutan-Keracunan.jpg)