Selasa, 19 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Kuliner Papi Snacks dari Balikpapan Dinilai Siap Ekspor, Kalimat Made in Indonesia jadi Penentu

Kata "Made in Indonesia" ternyata menjadi bukti kesiapan sebuah usaha untuk ekspor ke luar negeri.

Tayang:
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
YouTube Tribun Kaltim Official
KRIPIK ALA BALIKPAPAN - Pengamat UMKM kota Balikpapan, Okki Noviansyah bersama Pemilik UMKM Papi Snacks, Slamet Rianti dalam program Klinik UMKM, pada Kanal YouTube Tribun Kaltim Official. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kata "Made in Indonesia" ternyata menjadi bukti kesiapan sebuah usaha untuk ekspor ke luar negeri.

Setidaknya, inilah yang disampaikan Pengamat UMKM Balikpapan, Okki Noviansyah dalam program Klinik UMKM pada Chanel YouTube Tribun Kaltim Official, Jumat (2/2/2024).

Kata itu terlihat pula pada kemasan produk kripik UMKM Papi Snacks Kota Balikpapan.

Menurutnya, produk cemilan ini telah siap ekspor, terlebih belum adanya saingan yang signifikan pada produk tersebut.

Baca juga: Kuliner ala Restoran Sajie Balikpapan, Sajikan Cemilan dan Minuman Sehat

Sehingga, imbuhnya, produk ini akan memiliki pangsa pasar di luar daerah karena belum adanya produk pembanding.

Untuk diketahui, UMKM Papi Snacks menghadirkan produk kripik dari berbagai sayuran. Seperti pare, terong, wortel, hingga pisang.

"Kalau belum ada saingan di mini market, dengan mencantumkan Made in Indonesia. Ini sebenarnya siap ekspor. Karena ada kata ini. Karena belum ada pembanding," jelasnya.

Bagi Okki, produk kripik yang menggunakan bahan-bahan tersebut saat ini belum terlalu banyak, sehingga tak terlalu memberikan atmosfer bersaing pada UMKM Papi Snacks.

"Produk seperti ini, ada. Tapi belum terlalu booming," tambahnya.

Baca juga: 7 Rekomendasi Kuliner Lokal Balikpapan, Ada Restoran Seafood yang Legendaris!

Dengan begitu, imbuhnya, UMKM Papi Snacks sebaiknya harus lebih siap untuk peluang pasar yang lebih besar.

Termasuk juga pada pemesanan-pemesanan dalam jumlah banyak meski tanpa kemasan premium.

"Harus siap untuk peluang pasar yang lebih besar. Seperti pemesanan dalam hitungan bal, atau kwintal. Namun tetap menekan untuk mencantumkan brand-nya," pungkasnya.

Inovasi Kripik, Harga Terjangkau

Bagaimana tidak, usaha kuliner ini memberikan inovasi cemilan berupa kripik wortel, kripik terong, kripik pisang, hingga yang paling best seller, kripik pare.

Pare yang terkenal dengan rasa pahitnya ternyata dapat "disulap" menjadi cemilan kripik yang nikmat disantap.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved