Imlek 2024
Khidmatnya Imlek 2575 di Balikpapan, Sembahyang, Bakar Kertas Persembahan dan Harapan Ekonomi Lancar
Tahun Baru Imlek 2024 atau tahun 2575 menurut kalender Imlek telah dirayakan oleh umat Konghucu dan warga Tionghoa di Balikpapan
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tahun Baru Imlek 2024 atau tahun 2575 menurut kalender Imlek telah dirayakan oleh umat Konghucu dan warga Tionghoa di Balikpapan sejak malam tadi, Jumat (9/2/2024).
Salah satu tradisi yang menarik perhatian adalah membakar kertas atau uang dewa-dewi sebagai bentuk persembahan. Tradisi ini dilakukan setelah sembahyang dewa-dewa di Kelenteng.
Ketua Majelis Agama Konghucu Balikpapan, Charles, menjelaskan bahwa tradisi ini adalah salah satu cara untuk menghormati dan berterima kasih kepada dewa-dewi dan leluhur yang telah memberikan berkah dan perlindungan kepada umat Konghucu.
Baca juga: Terbaru! 60 Ucapan Imlek 2024, Ada Bahasa Mandarin dan Artinya, Cek Tanggal Berapa Imlek 2024
"Tradisi ini memang syaratnya itu semacam setelah sembahyang itu memang dibakar sebagai sarana syarat lah, syarat lah kayak itu memang perlengkap gitu," kata Charles.
Charles menambahkan bahwa membakar kertas persembahan juga merupakan simbol dari keikhlasan dan kesucian hati, serta harapan agar kehidupan di tahun baru Imlek lebih baik dan sejahtera.
Charles mengatakan bahwa tradisi ini bukanlah kewajiban bagi setiap umat Konghucu atau setiap keluarga. Namun, banyak yang melakukannya sebagai bagian dari budaya dan kepercayaan leluhur mereka.
"Kalau anak-anak kalau rata-rata sih masih antusiasnya ini kan sebetulnya budaya kan budaya dari orang Tionghoa gitu dengan sukacita mereka merayakan Imlek," kata Charles.
Charles juga mengimbau semua umat Konghucu maupun warga kota Balikpapan seluruhnya untuk menghadapi tahun 2575 tahun naga kayu dengan harapan sukses, sehat, dan kota Balikpapan ini aman selalu.
Baca juga: Menyentuh Hati! Lengkap Kata-kata untuk Imlek 2024, 10 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin dan Artinya
Charles menegaskan bahwa umat Konghucu di Balikpapan tidak mempermasalahkan identitas agama yang tertera di KTP.
Ia mengatakan bahwa walaupun ada yang KTP-nya, mereka tetap boleh sembahyang di Kelenteng, karena itu adalah budaya dari orang Tionghoa dan kepercayaan leluhur mereka.
"Kami tidak membeda-bedakan agama, kami menghormati semua agama, kami juga mengharapkan dihormati oleh semua agama," kata Charles.
Charles juga berharap perkembangan ekonomi dan perdagangan di Balikpapan tetap lancar, terutama setelah dipilihnya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
"Ya kalau ekonomi lancar otomatis masyarakat makmur sekali sekali gitu, dapat kebagian makmur," katanya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
Prosperity Festifity di Plaza Balikpapan Sajikan Tarian hingga Aksi Kungfu Cilik |
![]() |
---|
Warga Balikpapan dan Samarinda Ritual Imlek di Klenteng Thien Ie Kiong, Berdoa agar Bisnis Lancar |
![]() |
---|
Terbaru! 60 Ucapan Imlek 2024, Ada Bahasa Mandarin dan Artinya, Cek Tanggal Berapa Imlek 2024 |
![]() |
---|
Menyentuh Hati! Lengkap Kata-kata untuk Imlek 2024, 10 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin dan Artinya |
![]() |
---|
Terjawab Hari Imlek 2024 Tanggal Berapa, Ini Jadwal Imlek 2575, 52 Link Twibbonize Imlek 2024 Keren |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.