Senin, 13 April 2026

Berita Berau Terkini

Petani Kesulitan Dapat Benih Jagung Harga Terjangkau di Talisayan Berau

Masyarakat Kecamatan Talisayan mengeluhkan soal sulitnya mendapatkan benih jagung dan alat pertanian modern

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
JAGUNG - Lahan jagung berau yang berada dipesisir Berau.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat Kecamatan Talisayan mengeluhkan soal sulitnya mendapatkan benih jagung dan alat pertanian modern.

Kepala Kampung Campur Sari, Silfanuddin sebut jagung sebagai komoditas unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau

Dirinya berharap Pemkab Berau bisa memberikan bantuan berupa benih jagung kepada masyarakat di Kecamatan Talisayan.

"Karena pesanan jagung untuk di Kecamatan Talisayan terbilang cukup besar. Lalu keluhan masyarakat selama ini selalu benih jagung tiba-tiba hilang. Padahal masyarakat saat ini semangat untuk menanam jagung dan harganya baik sekali," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (21/2/2024).

Dikatakannya, sudah coha lakukan kerja sama dengan Kampung Labanan Makarti yaitu menyediakan bahan pakan ayam bertelur.

Baca juga: Tanam Jagung Pipil Perdana di Sindang Sari, Walikota Samarinda Andi Harun Ingatkan Ketahanan Pangan

Baca juga: Revolusi Jagung di Kukar, Desa Kota Bangun III Cocok jadi Tempat Menanam

"Namun tidak dapat menyediakan karena benih jagung saat ini sulit didapatkan di Kecamatan Talisayan," ungkapnya.

Bahkan dirinya menjelaskan contoh kasus kemarin mendapat pesanan jagung sebanyak 8 ton dari Kampung Labanan Makarti.

"Tapi kami tidak bisa sediakan. Untuk itu kami minta kepada OPD terkait agar menyediakan kembali benih jagung kepada masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi menambahkan pemerintah provinsi menunjuk wilayah pesisir seperti Talisayan, Biatan dan Batu Putih sebagai sentra pengembangan jagung.

"Sehingga saprodi dan alsintan dominan didukung dari APBN dan provinsi. dan untuk tahun ini 2024 dari APBN melalui provinsi kita dapat dukungan untuk jagung seluas 1000 hektar dan dari murni untuk wilayah biatan dan biatan hilir ada 100 hektar," bebernya

Kemudian, terkait dengan jagung yang ditetapkan sebagai komoditas unggulan Kabupaten Berau

Dirinya mengatakan sangat berharap ada dukungan dari pemerintah daerah mengenai anggaran.

Baca juga: Resep Tumis Brokoli Jagung Keputren, Menu Makan Siang Enak dan Menyehatkan yang Mudah Sekali Dibuat

"Kami sangat mengharapkan dukungan dari pemkab Berau, karena anggaran kami kecil. Kemudian untuk alat pertanian untuk jagung seperti alat pengering dan alat tanam harganya relatif mahal," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved