Berita Kutim Terkini
Leni Angriani Aktivis Buruh yang Kini Menjabat di DPRD Kutim, Paparkan Program Kerja Legislatif
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur atau DPRD Kutim, Leni Angriani yang baru saja duduk di kursi legislatif
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur atau DPRD Kutim, Leni Angriani yang baru saja duduk di kursi legislatif.
Dirinya menggantikan anggota dewan sebelumnya, Apansyah yang pindah dari Partai Berkarya ke Partai Golkar.
Ia menjabat sebagai Anggota DPRD Kutai Timur sisa masa jabatan periode 2019 - 2024 ini, hanya beberapa bulan sampai anggota DPRD Kutim periode 2024 - 2029 dilantik.
Kendati demikian tak mengecilkan hatinya, sehingga Leni tetap melakukan yang terbaik untuk masyarakat.
Baca juga: 7 Fraksi DPRD Kutim Sepakat APBD 2024 Rp9,1 Triliun
"Akan memprioritaskan hal-hak buruh di perusahaan khususnya, misalnya pada urusan administrasi hingga BPJS yang kerap menjadi permasalahan para buruh di Kutim," ungkap Leni Angriani kepada TribunKaltim.co pada Senin (26/2/2024).
Sebagai langkah awal, ia akan menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim untuk memperbaiki administrasi para buruh yang belum berKTP Kutim.
Dengan demikian, jika para buruh sudah memiliki KTP Kutai Timur, perusahaan tak lagi semena-mena memperlakukan hak buruh di Kutai Timur.
Selain itu, Leni Angriani juga bisa memperjuangkan hak-hak buruh karena secara administrasi para buruh tersebut telah menjadi warga Kutai Timur.
Baca juga: 11 Caleg DPRD Balikpapan Dapil 4 dari Partai Nasdem, Yusdiana Teratas Kalahkan Eks Kadis dan Puryadi
"Karena terlalu banyak permasalahan buruh yang kami dapatkan di lapangaan, makanya saat saya duduk di sini (DPRD) akan saya perjuangkan itu," ujar Leni Angriani.
Leni juga sebelumnya termasuk aktivis di dalam organisasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kutim.
Maka tak heran jika Leni Angriani, sangat sensitif terhadap persoalan buruh di Kutai Timur.
"Kami akan perjuangkan hak pekerja buruh di perusahaan dan hak perempuan yang terkadang masih dikesampingkan," kata Leni Angriani.
Dari Partai Berkarya ke Golkar
Berita sebelumnya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur, Masdari Kidang dan Apansyah resmi diganti oleh legislator lain.
Hal itu disebabkan karena keduanya pindah partai, dari Partai Berkarya ke partai lain lantaran Partai Berkarya tak lolos mengikuti Pemilu 2024.
Baca juga: 5 Caleg DPRD Balikpapan Suara Terbanyak Real Count KPU Dapil 6, Yono Suherman Ungguli Para Petahana
| Keluhan Sopir Travel di Kutim, Harga Dexlite Rp 24 Ribu, Isi Rp 750 Ribu Tak Sampai Setengah Tangki |
|
|---|
| Bupati Kutim Minta Perusahaan Sawit Bangun Refinery di KEK Maloy |
|
|---|
| Harga Kakao Anjlok, Petani Kutai Timur Terancam Rugi Meski Lahan Luas |
|
|---|
| Dari 33 Ribu ke 8 Ribu, Nasib Jaminan Kesehatan Warga Kutim Kian Terbatas, DPRD Kaltim Buka Suara |
|
|---|
| Pemangkasan BPJS Kesehatan di Kutim, Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan Desak Dikaji Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240226_Perempuan-Aktivis-Buruh-di-Kutai-Timur.jpg)