Tribun Kaltim Hari Ini
Pembangunan Terowongan Samarinda Sudah 143 Meter, Ditarget Rampung Akhir Tahun 2024
Pemkot mengebut pengerjaan proyek ini, dengan harapan dapat mengurai kemacetan di kawasan Gunung Manggah, Jalan Sultan Alimuddin Samarinda
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proyek pembangunan terowongan Samarinda terus digencarkan. Gagasan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di bawah kepemimpinan Walikota Samarinda Andi Harun ini ditargetkan dapat rampung sebelum penghujung tahun 2024.
Meski menjadi proyek pertama di Kalimantan, optimisme Pemkot Samarinda tak pernah surut. Hingga saat ini, pihaknya pun masih terus mengebut pengerjaan proyek ini, dengan harapan dapat mengurai kemacetan di kawasan Gunung Manggah, Jalan Sultan Alimuddin Samarinda.
Baca juga: Dongkrak PAD, Pemkot Samarinda Gandeng 40 UMKM di Taman Bebaya Fair
Pemkot Samarinda pun terus memastikan pengerjaan proyek ambisius ini. Seperti yang dilakukan oleh Ketua Tim Wali Kota Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparudin, beberapa waktu lalu mengecek lokasi proyek di sisi Jalan Kakap.
"Kami turun ke lapangan melihat langsung dan mendapatkan laporan dari pihak kontraktor bahwa pengerjaan saat ini hampir mencapai 40 persen, tepatnya di 39,7 persen pengerjaan proyek ini," terang Syaparudin (27/2).
Terkait dengan progres sisi Jalan Sultan Alimuddin, dijelaskannya bahwa panjang terowongan sudah mencapai 143 meter.
"Panjang terowongan di Sultan Alimuddin sudah 143 meter kurang lebih, dan ini terus bekerja. Untuk sisi Jalan Kakap sedang dalam proses penataan tebing untuk memastikan kokoh dan kuatnya," jelasnya.
Selain itu, Syaparudin juga mendengar adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan Jalan Kakap menjadi berdebu saat cuaca panas dan menjadi becek usai dilanda hujan. Sebab itu, pihaknya bergegas melakukan pengecoran jalan.
Sehingga karyawan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada serta masyarakat setempat tak kesulitan mengakses jalan tersebut.
"Dan dibangun jalan menuju dari depan RSJ Atma Husada di cor agar jalan ini kuat menuju arah terowongan dan Alhamdulillah masyarakat nampaknya menerima proyek ini dengan baik respon masyarakat positif," ujarnya.
Dirinya meyakini bahwa pengerjaan yang dikebut dengan dua arah, yakni dari sisi Alimuddin dan sisi Kakap ini dapat rampung dan segera beroperasi di akhir 2024.
"Insyallah sekitar oktober 2024 dikerjakan dari dua arah nanti akan ketemu di titik tengah terowongan akan tembus. Harapannya akhir 2024 bisa diresmikan oleh Wali Kota Samarinda," pungkasnya.(snw)
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240229_Terowongan-pertama-di-Kalimantan-Timur-ini.jpg)